Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Otto Rohwedder, Tanpanya, Roti Tawar Akan Sulit Dimakan

Ruben Setiawan

Senin, 07 Juli 2014 | 09:00 WIB
Otto Rohwedder, Tanpanya, Roti Tawar Akan Sulit Dimakan
Ilustrasi roti tawar. (Shutterstock)

Suara.com - Hari ini, 134 tahun silam, seorang penemu besar lahir di Iowa, Amerika Serikat. Otto Frederick Rohwedder namanya.

Otto bukanlah penemu tv, mobil, apalagi kapal uap. Benda ciptaannya merupakan barang sederhana. Namun, ciptaan sederhana itu mengubah cara hidup orang-orang di seluruh dunia hingga kini.

Otto adalah pembuat mesin pemotong roti pertama di dunia. Dahulu, roti masih berbentuk bulat atau kotak panjang. Orang harus terlebih dahulu mengirisnya untuk kemudian dimakan atau diolah menjadi berbagai jenis hidangan. Otto-lah orang yang punya ide untuk memotong-motong roti dengan mesin buatannya.

Latar belakang pendidikan Otto, si anak imigran Jerman itu tidak ada hubungannya dengan industri makanan. Tidak pula Otto mengenyam pendidikan formal soal tenik mesin. Otto adalah seorang optometrist, atau dokter spesialis optik mata. Namun, Otto memilih pekerjaan yang menyimpang jauh dari keahliannya itu, yakni tukang perhiasan.

Otto termasuk sukses dalam usaha perdananya ini. Ia berhasil mengembangkannya hingga memiliki tiga cabang toko. Hasil usahanya ia gunakan untuk mendanai riset pembuatan mesin baru. Setelah berhasil menciptakan mesin pemotong roti dan yakin bisa mengembangkannya, Otto menjual tokonya dan banting setir membuat pabrik pembuatan mesin pengiris roti.

Sayang, pada 1917, si jago merah melalap habis pabrik, peralatan, dan cetak biru mesinnya. Rencana Otto untuk memasarkan mesin itu pun sempat tertunda beberapa tahun sampai modalnya kembali terkumpul.

Baru pada tahun 1927, Otto berhasil membuat mesin yang tidak hanya bisa memotong, namun juga membungkus roti. Roti tawar potong pertama resmi dijual pada tanggal 7 Juli 1928, tepat pada hari ulang tahun Otto yang ke-48. Mesin Otto pun dipakai di hampir semua toko roti di Amerika Serikat.

Lima tahun kemudian, Otto menjual hak paten mesin itu kepada perusahaan Micro-Westco Co, dan bergabung dengan perusahaan itu sebagai wakil direktur sekaligus manajer penjualan. Tahun 1951, Otto pensiun dan pindah ke Michigan untuk berkumpul bersama kedua putri mereka. Otto meninggal dunia pada 8 November 1960.

Baca juga: Erno Rubik, Dave Thomas, William Hanna, George Eastman, Ferdinand von Zeppelin

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

David Karp, Tak Tamat SMA Tapi Sukses Bangun Usaha Triliunan

David Karp, Tak Tamat SMA Tapi Sukses Bangun Usaha Triliunan

Tekno | Minggu, 06 Juli 2014 | 09:00 WIB

Dave Thomas, Bocah "Drop-Out" yang Sukses dengan Burger Wendy's

Dave Thomas, Bocah "Drop-Out" yang Sukses dengan Burger Wendy's

Bisnis | Rabu, 02 Juli 2014 | 09:00 WIB

Putri Diana, Si Mata Biru yang Selalu di Hati Rakyat

Putri Diana, Si Mata Biru yang Selalu di Hati Rakyat

News | Selasa, 01 Juli 2014 | 09:00 WIB

Antara Mike Tyson, Gaya "Cilukba", dan Luis Suarez

Antara Mike Tyson, Gaya "Cilukba", dan Luis Suarez

News | Senin, 30 Juni 2014 | 09:00 WIB

Ian Paice, Drummer yang Hanya Punya Satu Paru-Paru

Ian Paice, Drummer yang Hanya Punya Satu Paru-Paru

Entertainment | Minggu, 29 Juni 2014 | 09:00 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×