Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.745.000
Beli Rp2.600.000
IHSG 5.342,137
LQ45 527,078
Srikehati 259,301
JII 319,450
USD/IDR 18.166

Dave Thomas, Bocah "Drop-Out" yang Sukses dengan Burger Wendy's

Ruben Setiawan

Rabu, 02 Juli 2014 | 09:00 WIB
Dave Thomas, Bocah "Drop-Out" yang Sukses dengan Burger Wendy's
Dave Thomas si pendiri Wendy's. (Youtube)

Suara.com - Hari ini, 82 tahun yang lalu, David Thomas lahir di Atlantic City, New Jersey, Amerika Serikat. David yang lebih akrab dipanggil Dave adalah pendiri restoran hamburger Wendy's yang kini telah berkembang menjadi salah satu jaringan waralaba terbesar di dunia.

Anda pasti pernah mendengar Wendy's, restoran yang menyajikan daging burger khas berbentuk persegi, berbeda dengan daging burger kebanyakan yang berbentuk lingkaran. Siapa sangka, pendirinya adalah seorang lelaki yang tidak tamat sekolah. Ya, hanya ketekunan, kerja keras, dan sedikit keberuntungan yang membuat Dave Thomas, si bocah drop-out tersebut meraih kesuksesan.

Dave tidak tahu siapa ibu biologisnya. Sejak bayi, ia sudah diadopsi oleh sepasang suami istri bernama Rex dan Auleva Thomas. Setelah ibu tirinya meninggal dunia, ia diajak sang ayah pindah dari satu tepat ke tempat lainnya. Di Tenessee, ia mulai bekerja paruh waktu di sebuah restoran kecil. Ketika itu, usianya masih 12 tahun. Namun, pertengkaran dengan atasan, membuat Dave mengundurkan diri. Pada usia 15 tahun, Dave memutuskan keluar dari sekolahnya dan fokus bekerja full time di restoran Hobby House di Fort Wayne.

Ketika Perang Korea pecah pada tahun 1950, Dave sempat bekerja sebagai koki di barak tentara di Jerman. Tiga tahun kemudian ia pulang ke Amerika dan kembali bekerja di Hobby House.

Pada pertengahan tahun 1950an, Colonel Sanders, pendiri restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) menawari pemilik Hobby House untuk membeli franchise restorannya. Sayang, usaha empat restoran KFC mereka tidak berjalan sukses sampai Dave diserahi tanggung jawab untuk mengurusnya. Dengan ide-ide cemerlangnya, dia berhasil membuat banyak perubahan sehingga restoran KFC itu maju.

Setahun kemudian, Dave membangun restoran pertamanya. Ia menamainya Wendy's, sesuai dengan julukan putri bungsunya. Pada 1982, Dave memutuskan pensiun dari kegiatan harian di restoran. Namun, tiga tahun kemudian, dia diminta untuk kembali karena penjualan yang tidak terlalu baik. Ia pun melakukan serangkaian upaya untuk menaikkan brand awareness pada restoran tersebut. Salah satunya adalah dengan tampil di setiap iklan Wendy's. Meski awalnya banyak menuai kritik, pada akhirnya strateginya berhasil. Kini, Wendy's menjadi restoran hamburger ketiga terbesar di dunia setelah McDonald dan Burger King.

Dave meninggal dunia pada 8 Januari 2002 di rumahnya di Fort Lauderdale, Florida. Ia tutup usia setelah bertahun-tahun berjuang melawan kanker yang menggerogoti tubuhnya. Saat dirinya meninggal, Wendy's telah memiliki 6.650 cabang di seluruh dunia.

Baca juga: Erno Rubik, William Hanna, George Eastman, Ferdinand von Zeppelin, Otto Rohwedder

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Putri Diana, Si Mata Biru yang Selalu di Hati Rakyat

Putri Diana, Si Mata Biru yang Selalu di Hati Rakyat

News | Selasa, 01 Juli 2014 | 09:00 WIB

Antara Mike Tyson, Gaya "Cilukba", dan Luis Suarez

Antara Mike Tyson, Gaya "Cilukba", dan Luis Suarez

News | Senin, 30 Juni 2014 | 09:00 WIB

Ian Paice, Drummer yang Hanya Punya Satu Paru-Paru

Ian Paice, Drummer yang Hanya Punya Satu Paru-Paru

Entertainment | Minggu, 29 Juni 2014 | 09:00 WIB

Terkini

Kewalahan Rupiah Terus Loyo, BI Keluarkan 5 Jurus

Kewalahan Rupiah Terus Loyo, BI Keluarkan 5 Jurus

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 17:26 WIB

Ternyata Selama Ini MinyaKita Dipakai untuk Bansos, Jadinya Langka di Warung

Ternyata Selama Ini MinyaKita Dipakai untuk Bansos, Jadinya Langka di Warung

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 17:02 WIB

IHSG Terlalu Perkasa Hari Ini Naik 7%, Saham BBCA dan BBRI Jadi Buruan

IHSG Terlalu Perkasa Hari Ini Naik 7%, Saham BBCA dan BBRI Jadi Buruan

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:52 WIB

BRI Hadirkan QRIS Cross Border BRImo di China, Permudah Transaksi Nasabah di Luar Negeri

BRI Hadirkan QRIS Cross Border BRImo di China, Permudah Transaksi Nasabah di Luar Negeri

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:39 WIB

Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya

Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:38 WIB

Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana

Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:26 WIB

Pemerintah Santai Tanggapi Penurunan Cadangan Devisa RI

Pemerintah Santai Tanggapi Penurunan Cadangan Devisa RI

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:16 WIB

Chatib Basri, Menkeu Spesialis Krisis Ekonomi, Temui Prabowo di Istana, Luhut Jadi Pendamping

Chatib Basri, Menkeu Spesialis Krisis Ekonomi, Temui Prabowo di Istana, Luhut Jadi Pendamping

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:15 WIB

Chatib Basri Ungkap Jalan Keluar Krisis Ekonomi saat Rumor Jadi Menkeu: Jangan Naikkan Pajak

Chatib Basri Ungkap Jalan Keluar Krisis Ekonomi saat Rumor Jadi Menkeu: Jangan Naikkan Pajak

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:14 WIB

Gegara BI-Rate Rupiah Bernasib Baik Hari Ini, Tapi Masih Rp 18.000

Gegara BI-Rate Rupiah Bernasib Baik Hari Ini, Tapi Masih Rp 18.000

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 15:53 WIB