Suara.com - Dimas Anggara merupakan aktor yang terkenal dengan kepiawaian beraktingnya. Berbagai judul sinetron, serial, hingga film yang dia perankan sukses di pasaran.
Pengalamannya di dunia seni peran membawa suami Nadine Chandrawinata itu ke cita-cita yang lebih besar, yaitu menjadi sutradara. Mimpi itu pun berhasil diwujudkan Dimas Anggara lewat karya film perdananya yang bertajuk "#OOTD (Outfit of The Designer)".
Film "#OOTD (Outfit of The Designer)" merupakan karya pertama Dimas Anggara sekaligus kolaborasinya bersama sang ibu, Delly Malik. Bila sang anak memilih menjadi sutradara, Delly Malik berperan sebagai produser di dalam film tersebut.
Di tengah proses menjadi sutradara, aktor 35 tahun itu tentu mengalami perjalanan yang naik turun. Bagaimana kisahnya? Berikut hasil wawancara dengan Dimas Anggara.

Kenapa Dimas Anggara memutuskan untuk menjadi sutradara?
Itu pertanyaan sulit yah. Itu memang sebuah cita-cita, setelah jadi pemain, saya ingin naik kelasnya menjadi sutradara.
Dan kebetulan saya mendapatkan kesempatan ini dari Ibu Delly dan NIH Pictures, untuk 'ayo (menjadi sutradara)'. Dan saat itu juga didiskusikan dengan kru yang lainnya juga sih, dan mereka menunjuk saya untuk menjadi sutradara di film ini.
Bagaimana proses menggarap film "#OOTD (Outfit of The Designer)" sendiri?
Sebenarnya cerita ini terinsipirasi dari ibu saya yang dulu berkecimpung di dunia modeling. Ide mengambil tema busana etnik Indonesia, itu karena ibu dan istri saya sangat suka dengan pakaian budaya Indonesia.
Baca Juga: Jadi Sutradara, Dimas Anggara Singgung Dukungan Istri: Nadine Tahu Saya Pengin Naik Kelas
Untuk skripnya sendiri sudah saya persiapkan dua tahun. Awalnya kita ngobrol-ngobrol waktu Covid 'Mama pengin deh bikin film, tapi temanya Indonesia banget, dari makanan, minumannya, baju-bajunya, tas, sepatu, Indonesia semua. Saya bilang 'Wah susah tuh ma,' kata mama saya 'Ya iya memang susah, nanti riset ke desainer-desainer'.