***
![Joko Prianto alias Print, salah seorang yang masih vokal dan berusaha tegar memperjuangkan kelestarian Pegunungan Kendeng. [Dok. istimewa/Suara.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/01/10/39348-joko-prianto-alias-print-salah-seorang-pejuang-kelestarian-gunung-kendeng.jpg)
Upaya memperjuangkan kelestarian Gunung Kendeng memang tak bisa berjalan mulus begitu saja. Ancaman hingga kriminalisasi seringkali menjadi risiko yang harus dihadapi aktivis lingkungan di berbagai daerah. Salah satunya seperti yang dialami oleh Joko Prianto.
Sampai saat ini, Joko Prianto adalah salah seorang yang masih vokal dan berusaha tegar memperjuangkan kelestarian Pegunungan Kendeng. Saat ini pula, dia masih berstatus sebagai tersangka beberapa kasus yang dilaporkan oleh pengacara pabrik semen.
Print, sapaan akrab Joko Prianto, tinggal di Tegaldowo, Kabupaten Rembang. Tempat tinggalnya itu, menjadi saksi bisu perjuangan Print. Rumah panggung milik Print itu sempat didatangi sejumlah tokoh lokal hingga nasional, untuk membujuk Print agar berdamai dengan pabrik semen.
Namun, usaha tersebut sia-saia. Print tak mau memakan lidahnya sendiri. Akhirnya, sejumlah pejabat yang datang ke rumah Print terpaksa pulang dengan tangan kosong lantaran tak dapat membujuk Print untuk berdamai.
Kini Print masih berjuang. Rumahnya dipenuhi dengan ekspresi penolakan tersebut; mulai dari pagar rumah hingga kamar mandi dipenuhi dengan tulisan-tulisan penolakan pabrik semen. Hal itu menandakan Print tak main-main memperjuangkan Pegunungan Kendeng.
Berikut petikan perbincangan eksklusif Suara.com beberapa waktu lalu, dengan sang pemuda ujung tombak perjuangan Sedulur Sikep itu:
Kapan mulai perhatian soal konflik lingkungan terutama Pegunungan Kendeng?
Saya terlibat persoalan Pegunungan Kendeng pertama 2012. Yang membuat saya perhatian kepada Gunung Kendeng karena ini kewajiban setiap orang di mana wajib untuk melestarikan lingkungan terutama di sekitar lingkungan kita. Bagaimana pun itu adalah kewajiban kita.
Baca Juga: Terasing di Negeri Sendiri, Petaka Tambang Semen Bagi Sedulur Kendeng
Apa saja kendala yang dihadapi?