Suara.com - Pendiri Yayasan Alusi Tao Toba, Togu Simorangkir sebetulnya bisa saja memilih hidup mapan, tinggal di Jakarta, berkarir sebagai direktur sebuah NGO asing dengan gaji besar berbentuk dolar. Kesempatan itu terbuka lebar terutama karena dirinya peraih gelar Master of Science bidang Primate Conservation dari Oxford Brookes University, Inggris.
Namun, dia lebih memilih tinggal di sekitar Danau Toba. Untuk mengubah keadaan dengan memberi pendidikan kepada masyarakat, khususnya kanak-kanak. Karena, bagi dirinya pendidikan maha penting.
Banyak mimpi yang hendak ia wujudkan. Sebagian rencana itu ia ungkapkan dalam wawancara via zoom bersama kontributor Suara.com. Pria yang suka bicara blak-blakan ini juga mencurahkan rasa gemas pada sebagian aparatur sipil negara (ASN) yang menurutnya belum tersentuh nilai-nilai revolusi mental yang telah dicanangkan Presiden Jokowi sejak 2014. Tonton wawancara eksklusifnya, dalam video di atas.
Creative/Video Editor: Ade Dianti/Yulita Futty Hapsari
Kontributor : Rin Hindryati