Suara.com - Xiaomi baru saja merilis pembaruan keamanan untuk Maret 2025 yang telah dinantikan oleh banyak pengguna HP Xiaomi. Pembaruan ini kini tersedia untuk sejumlah perangkat dari berbagai lini Xiaomi, dengan Redmi Note 13R 5G sebagai perangkat pertama yang menerima pembaruan tersebut.
Dilansir dari Xiaomi Time pada Jumat (27/3/2025), pembaruan ini merupakan bagian dari versi HyperOS 2 Mi Pilot OS2.0.4.0.VNUCNXM, yang berfokus pada peningkatan aspek keamanan sistem guna melindungi perangkat dari potensi ancaman baru yang mungkin muncul.
Pembaruan keamanan ini akan diluncurkan secara bertahap kepada pengguna dan telah dipastikan untuk diterima oleh beberapa perangkat. Berikut ini beberapa HP Xiaomi yang akan mendapatkan pembaruan keamanan Xiaomi Maret 2025:
- Xiaomi 15
- Xiaomi 14
- Xiaomi 14 Pro
- Redmi Note 13R 5G
- Redmi Note 12 Pro/Redmi Note 12 Pro Plus/Redmi Note 12 Explorer
Selain itu, sejumlah perangkat dari lini Poco dan Xiaomi Pad juga akan mendapatkan pembaruan ini, seperti berikut ini:
![Seri Xiaomi 15. [Xiaomi]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/02/20/63717-seri-xiaomi-15.jpg)
- POCO X6 Neo/Redmi Note 13R Pro/Redmi Note 13 5G
- Redmi K80
- Xiaomi Pad 5 Pro 12.4
- Xiaomi Civi 3
- Redmi 13R/Redmi 13C 5G
- Redmi K80 Pro
- Xiaomi Pad 7
- Poco X5 5G
- Xiaomi Pad 7 Pro
Pengguna dapat memeriksa pembaruan ini secara manual dengan mengakses menu Setelan pada perangkat mereka, lalu memilih "Tentang ponsel" dan "Pembaruan sistem."
Pembaruan keamanan yang dirilis pada Maret 2025 ini membawa sejumlah perbaikan penting yang sangat relevan untuk meningkatkan keamanan perangkat.
Beberapa peningkatan yang dihadirkan meliputi perbaikan dalam sistem berkas yang lebih aman, validasi lintas akun yang lebih baik, serta peningkatan perlindungan pada tumpukan Bluetooth.
Peningkatan ini dirancang untuk menangkal potensi kerentanannya yang dapat dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Dari sisi pengguna, pembaruan ini akan memberikan perlindungan tambahan yang berfungsi di latar belakang tanpa mengganggu kinerja perangkat.
Baca Juga: TERBARU! Kode Redeem Solo Leveling Arise Maret 2025: Klaim Hadiah Gratis Sekarang
Keuntungan utama yang bisa dirasakan oleh pengguna adalah peningkatan keamanan yang tidak memengaruhi kelancaran penggunaan perangkat sehari-hari.
Pembaruan ini menggambarkan upaya Xiaomi dalam menyediakan perlindungan yang lebih baik bagi pengguna, khususnya bagi pengguna yang menggunakan sistem operasi HyperOS, tanpa mengurangi kinerja atau stabilitas sistem.
Pendiri sekaligus CEO Xiaomi, Lei Jun, menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen untuk memberikan pembaruan keamanan tepat waktu yang tidak hanya melindungi data dan informasi pengguna, tetapi juga menjaga pengalaman penggunaan yang lancar dan tanpa hambatan.
Xiaomi berusaha agar setiap perangkat tetap aman dengan pembaruan yang selalu terkini, namun tetap mempertahankan performa terbaik agar pengguna tidak merasakan penurunan kualitas dalam penggunaan perangkat.
Sebagai informasi tambahan, proses peluncuran pembaruan ini akan dilakukan secara bertahap. Xiaomi biasanya mengedarkan patch keamanan dengan interval waktu tertentu demi menjaga stabilitas pembaruan di setiap perangkat.
Oleh karena itu, sebagian besar perangkat yang terdaftar untuk menerima pembaruan ini akan mulai mendapatkannya dalam waktu dua hingga tiga minggu setelah peluncuran. Namun, perangkat yang lebih tua mungkin memerlukan waktu lebih lama untuk menerima pembaruan.
Secara keseluruhan, pembaruan keamanan Maret 2025 ini menjadi langkah besar bagi Xiaomi untuk menjaga perangkat penggunanya tetap terlindungi dari ancaman terbaru, sekaligus memastikan bahwa pengalaman pengguna tetap lancar dan stabil.
Sebagaimana yang diketahui, pembaruan keamanan Xiaomi adalah pembaruan perangkat lunak yang dirilis oleh Xiaomi untuk meningkatkan keamanan perangkat mereka, seperti ponsel atau tablet.
Pembaruan ini biasanya mencakup perbaikan terhadap kerentanannya yang ditemukan dalam sistem operasi baik MIUI atau HyperOS, aplikasi bawaan, atau bahkan perangkat keras, untuk mencegah potensi ancaman keamanan yang dapat digunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk mengakses data pribadi atau menginfeksi perangkat dengan malware.