Apa Itu Misi Chang'e? Ekspedisi Asli China untuk Saingi NASA

Rabu, 26 Maret 2025 | 16:12 WIB
Apa Itu Misi Chang'e? Ekspedisi Asli China untuk Saingi NASA
Misi Chang’e-6 pendaratan China di Bulan. [Chang'e 6 lunar rover/Weibo]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Misi Chang'e menjadi salah satu ambisi keras China guna menyaingi NASA. Sedang ramai dibicarakan dan menjadi sorotan dunia, apa itu misi Chang'e?

Chang’e adalah serangkaian misi yang dikembangkan oleh China National Space Administration (CNSA) untuk lebih dalam  melakukan penelitian pada Bulan.

Misi canggih yang menjadi kebanggaan China ini berhasil mengungkap banyak hal tersembunyi guna mengetahui banyak hal terkait Bulan.

Chang'e menjadi misi serius China untuk berlomba di luar angkasa. Misi ini pertama kali meluncur pada tahun 2007 lalu dan sudah berhasil mengungkap banyak hal penting.

Misi ini berhasil mendarat di sisi terjauh Bulan dan membawa sampel tanah kembali ke Bumi. Pencapaian ini menjadi bukti kemajuan teknologi China untuk mengeksplorasi banyak hal.

Sejarah dan perkembangan misi Chang'e

Mengejutkan banyak pihak, misi Chang’e pertama kali dimulai dengan Chang’e 1 yang diluncurkan pada 2007 sebagai satelit pengorbit Bulan.

Setelah itu, berturut-turut diluncurkan Chang’e 2, Chang’e 3, dan Chang’e 4 yang masing-masing memiliki tugas khusus, termasuk mengirim rover untuk menjelajahi permukaan Bulan. 

Momen yang paling bersejarah ini adalah ketika Chang'e 4 sukses menjadi wahana pertama yang berhasil mendarat di sisi jauh Bulan pada tahun 2019 lalu.

Baca Juga: Viral Ibu Bagi-Bagi ASI saat Bulan Ramadan sampai Ditegur Tokoh Agama, Begini Klarifikasinya

Prestasi ciamik berikutnya dari misi Chang'e ini terjadi pada tahun 2020 lalu. Chang'e 5 kala itu berhasil membawa sampel tanah dan batuan Bulan untuk bisa kembali ke Bumi.

Berdasarkan sejarah, misi membawa sampel tanah dan batuan Bulan untuk kembali ke Bumi hanya terjadi pada era Apollo NASA beberapa waktu lalu. Kehadiran sampel tanah dan batuan ini digunakan untuk memahami sejarah geologi Bulan.

Hingga saat ini, misi Chang'e memang dianggap berhasil. Keberhasilan Misi Chang’e membuktikan bahwa China telah menjadi pemain utama dalam eksplorasi luar angkasa. 

Setelah ini, China juga merencanakan misi berawak ke Bulan dalam dekade mendatang. Data yang dikumpulkan dari Chang’e juga membuka kemungkinan pembangunan pangkalan permanen di Bulan untuk eksplorasi lebih lanjut.

Pendaratan Chang'e-5. [YouTube/Xinhua]
Pendaratan Chang'e-5. [YouTube/Xinhua]

Temuan tidak terduga misi Chang'e di Bulan

Temuan tidak terduga juga berhasil diungkap oleh misi Chang'e. Terbaru, Chang'e 6 berhasil mengungkap fakta mengejutkan mengenai kemunculan lautan magma di sisi jauh Bulan.

Penemuan tidak biasa di sisi jauh Bulan ini memang begitu luar biasa. Pasalnya, sisi ini selalu berada membelakangi Bumi.

Berdasarkan temuan Chang'e, diketahui Bulan pernah memiliki aktivitas vulkanik intensif yang terjadi sekitar miliaran tahun lalu. Hal ini menjawab teka-teki terkait pembentukan Bulan dan hubungannya dengan Bumi.

Chang'e-6 menemukan bukti bahwa bulan pernah memiliki lautan magma. Analisis sampel batuan menunjukkan komposisi mineral yang hanya terbentuk dalam kondisi vulkanik ekstrem.

Penemuan fantastis Chang'e ini membuat misi ini dikenal sebagai salah satu hal yang sukses mengubah sejarah ilmu antariksa selama beberapa waktu.

Kelanjutan misi Chang'e

China tidak berhenti di Chang'e-6. Rencananya, Chang'e-7 dan Chang'e-8 akan segera dimulai untuk mempelajari kutub bulan guna mencari keberadaan air es. China juga sedang mempersiapkan misi berawak dan pembangunan stasiun penelitian Bulan bersama Rusia.

Jika berhasil, ini akan menjadi pertama kalinya manusia membangun habitat di luar Bumi. Misi Chang'e bukan cuma tentang eksplorasi, tapi juga membuka peluang kolonisasi Bulan di masa depan.

Selain prestasi teknologi, misi ini memperkaya pengetahuan umat manusia tentang bulan. Data dari Chang'e membantu penelitian internasional, termasuk persiapan misi Artemis NASA.

Dengan temuan terbarunya, Chang'e-6 membuktikan bahwa bulan masih menyimpan banyak misteri yang menunggu untuk diungkap seiring berjalannya waktu.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI