Suara.com - Sampah tekstile yang tidak bisa terurai dan baru 300.000 ton baru bisa direcycle setiap tahun.
Hal ini menimbulkan keprihatinan PT LG Electronics Indonesia (LG) dan demi memperluas kesadaran akan keberadaan fabric waste, punya cara unik.
Lewat kampanye “Better Life When We Recycle”, perusahaan elektronik yang berbasis di Korea Selatan itu mengajak masyarakat mengumpulkan pakaian tak lagi layak pakai untuk didaur ulang.
Rencananya, kampanye ini akan berjalan sepanjang satu bulan penuh sejak dibuka.
Baca Juga: LG Tingkatkan Performa TV Melalui Teknologi AI Terbaru dan AI Magic Remote
“Tumbuh bersama gaya hidup modern, kerap tak disadari, fabric waste yang tak dapat terdekomposisi dengan baik ini dapat menjadi tantangan bagi lingkungan kita,” ujar Ha Sang-chul, President of LG Electronics Indonesia.
Melalui kampanye ini, ia berharap dapat menjadi pemantik bagi upaya memperluas kesadaran akan keberadaan dan pengelolaan fabric waste di Indonesia.
Kampanye “Better Life When We Recycle” merupakan kelanjutan dari kampanye besar yang dihelat sebelumnya “Better life for all” yang lebih berfokus pada isu limbah makanan.
Kampanye “Better Life When We Recycle” ini diadakan dalam naungan payung besar LG Loves Indonesia, khususnya dibawah pilar LG Loves Green yang merupakan salahsatu pilar dari payung besar inisiatif sosial perusahaan ini di Indonesia yaitu LG Loves Indonesia.
Tak hanya terkait lingkungan, LG juga memiliki pilar inisiatif sosial LG Loves and Cares yang berfokus pada kegiatan sosial dan penanggulangan bencana alam, LG Loves School untuk pendidikan dan LG Loves Children yang fokusnya pada kesejahteraan anak.
Baca Juga: Targetkan Pimpin Kapasitas Besar, LG Rilis Mesin Cuci Top Loading Baru dengan Teknologi AI
Setiap pilar ini, dikatakan Ha Sang-chul, dirancang untuk saling menopang dalam menjadikannya sebagai upaya berkelanjutan.
Keberkelanjutan LG mengkampanyekan isu lingkungan dan gaya hidup modern ini, menurut Ha Sang-chul, sesuai dengan semangat perusahaan untuk menciptakan kehidupan lebih baik yang merupakan refleksi dari Life’s Good.
“Kami percaya, kehidupan itu baik. Namun untuk menikmatinya, kita perlu menjaganya. Melalui kampanye yang berkelanjutan inilah kami berupaya mengajak semakin banyak orang untuk bersama menciptakan kehidupan lebih baik bagi semua,” ujarnya, Jakarta, Rabu (25/2/2025).
LG menyediakan empat lokasi drop box bagi pengumpulan pakaian dari Masyarakat.
Pertama, Pusat Layanan Produk LG di Surabaya yang berada di LG Service Center - Surabaya, LG Service Center - Semarang, LG Service Center - Jakarta, dan erta Kantor Pusat Marketing LG Electronics Indonesia.
Mengenai material pakaian yang dapat diterima, LG menetapkan batasan pada yang berbahan katun dan bukan polyester.
Ada delapan jenis pakaian untuk turut dalam program Better Life When We Recycle, yakni kemeja, celana, seragam, rok, kaos, sprei, jeans dan potongan kain.
![Better Life When We Recycle, Jakarta, Rabu (26/2/2025). [Suara.com/Dythia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/02/27/57641-better-life-when-we-recycle.jpg)
Sementara untuk menarik minat lebih banyak orang turut serta dalam kampanye ini, LG memberikan apresiasi kepada setiap peserta tanpa memperhitungkan jumlah pakaian.
Apresiasi ini berupa potongan diskon bagi pembelian produk LG melalui situs resminya.
Lebih lanjut Ha Sang-chul menyatakan, pihaknya telah menggandeng EcoTouch untuk melakukan proses daur ulang seluruh pakaian yang terkumpul sepanjang kampanye ini.
Material insulasi ramah lingkungan hasil dari proses daur ulang ini, nantinya akan dimanfaatkan LG untuk merenovasi perpustakaan ramah anak yang berlokasi di area dengan tingkat literasi rendah.
Menjadi satu rangkaian dengan kampanye “Better Life When We Recycle”, peningkatan fasilitas perpustakaan ramah anak ini dilakukan LG melalui kemitraannya dengan Yayasan Literasi Anak Indonesia (YLAI).
Selain renovasi ruang perpustakaan, kerjasama ini juga meliputi peningkatan ketersediaan buku dan perlengkapan sekolah anak.
“Beriring dengan kesadaran pada tantangan lingkungan dari fabric waste, kami berupaya memberikan contoh peluang pengelolaan lebih baik yang justru dapat memberi manfaat bagi kemajuan literasi anak Indonesia,” ujar Jay Jang, Marketing and Relations Director of LG Electronics Indonesia.