Suara.com - Peluang kehadiran iPhone 16 di Indonesia semakin terbuka lebar. Apple dikabarkan telah menyepakati investasi senilai 1 miliar dolar AS (sekitar Rp 16,3 triliun) di Tanah Air, yang diyakini menjadi langkah penting dalam memenuhi persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
Sampai saat ini, iPhone 16 Series memang belum bisa dijual di Indonesia karena belum memenuhi regulasi investasi dan TKDN.
Namun, menurut laporan Bloomberg, kesepakatan antara Apple dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan segera diumumkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dalam waktu dekat.
Jika kesepakatan ini benar-benar diteken, iPhone 16 berpotensi mendapatkan izin edar dan mulai dijual di Indonesia sekitar Maret 2025.
Baca Juga: 5 Cara Merawat Kabel Charger Lightning iPhone agar Awet
Meski demikian, hingga kini perangkat tersebut belum terdaftar di laman sertifikasi TKDN Kemenperin maupun Postel Ditjen SDPPI Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), yang menjadi indikator utama sebelum sebuah ponsel resmi dipasarkan.
![iPhone 16e. [Apple]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/02/26/91394-iphone-16e.jpg)
Apple sendiri belum memberikan konfirmasi resmi terkait peluncuran iPhone 16 Series di Indonesia. Namun, mereka telah memastikan bahwa salah satu model terbaru, iPhone 16e, akan segera hadir di pasar Indonesia dengan pilihan warna putih dan hitam serta kapasitas penyimpanan 128 GB, 256 GB, dan 512 GB.
Keputusan Apple untuk berinvestasi di Indonesia bisa menjadi sinyal positif bagi penggemar iPhone yang menantikan seri terbaru ini. Kini, tinggal menunggu apakah langkah investasi tersebut benar-benar akan mempercepat kehadiran iPhone 16 di Indonesia.