Mengapa Pria Sering Mengalami Kebotakan, Tetapi Wanita Jarang?

Agung Pratnyawan Suara.Com
Kamis, 16 Januari 2025 | 18:30 WIB
Mengapa Pria Sering Mengalami Kebotakan, Tetapi Wanita Jarang?
Ilustrasi pria berkepala botak. [Freepik]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sebaliknya, hormon estrogen dan progesteron yang dominan pada wanita justru melindungi folikel rambut mereka. Namun, setelah menopause, ketika kadar hormon ini menurun, beberapa wanita mulai mengalami kerontokan rambut.

Rambut Rontok Seiring Usia

Kerontokan rambut sering kali merupakan bagian alami dari proses penuaan. Dengan bertambahnya usia, aliran darah ke folikel rambut berkurang, menyebabkan folikel mengecil dan menghasilkan rambut yang lebih tipis.

Selain itu, perubahan pada tingkat sel, peradangan, dan stres oksidatif juga berkontribusi pada penipisan rambut.

Dampak Stres dan Gaya Hidup

Stres menjadi faktor lain yang dapat memperparah kerontokan rambut. Stres kronis dapat memicu telogen effluvium, yaitu kondisi di mana sejumlah besar folikel rambut masuk ke fase istirahat lebih cepat, menyebabkan rambut rontok lebih banyak.

Selain itu, gaya hidup yang tidak sehat, seperti merokok, konsumsi alkohol berlebihan, atau pola makan buruk, juga dapat berdampak buruk pada kesehatan rambut.

Bagaimana Mengatasinya?

Meski genetik memainkan peran utama, ada beberapa cara untuk mencegah atau mengurangi kerontokan rambut:

Baca Juga: Pisau Purba 3 Juta Tahun di Kenya: Bukti Inovasi Awal Manusia?

  1. Perawatan Medis: Obat-obatan seperti finasteride dan minoxidil dapat membantu memperlambat kerontokan rambut.
  2. Transplantasi Rambut: Pilihan permanen ini dapat memberikan hasil yang efektif, meskipun biayanya cukup mahal.
  3. Perubahan Gaya Hidup: Pola makan sehat, mengelola stres, dan menghindari kebiasaan buruk dapat membantu menjaga kesehatan rambut.

Namun, penting untuk diingat bahwa kehilangan rambut adalah bagian alami dari proses penuaan. Alih-alih terlalu terobsesi, mungkin inilah saatnya kita belajar menerima perubahan tubuh dengan lapang dada dan menemukan keindahan sejati dalam diri kita. Bagaimanapun juga, percaya diri adalah mahkota sejati yang tidak pernah pudar!

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI