Penemuan Baru Ini Mengubah Sejarah Asal Usul dan Evolusi Dinosaurus

Agung Pratnyawan Suara.Com
Kamis, 16 Januari 2025 | 17:45 WIB
Penemuan Baru Ini Mengubah Sejarah Asal Usul dan Evolusi Dinosaurus
Ilustrasi dinosaurus Ahvaytum bahndooiveche. [scitechdaily/ Gabriel Ugueto]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Perubahan Iklim dan Evolusi Dinosaurus

Penemuan ini juga memberikan wawasan tentang bagaimana perubahan iklim memengaruhi evolusi dinosaurus. Dinosaurus ini hidup selama episode hujan Carnian, sekitar 234–232 juta tahun yang lalu, ketika gurun panas berubah menjadi habitat yang lebih ramah bagi dinosaurus.

Dengan menggunakan metode penanggalan radioisotop, para peneliti memastikan bahwa Ahvaytum bahndooiveche hidup sekitar 230 juta tahun lalu, bersamaan dengan diversifikasi spesies dinosaurus di belahan bumi selatan.

Jejak fosil serupa di lapisan batu yang lebih tua menunjukkan dinosaurus sudah ada di Laurasia beberapa juta tahun sebelum spesies ini.

Penemuan ini menantang gagasan lama dan menunjukkan bahwa dinosaurus lebih awal tersebar di belahan bumi utara,” kata Lovelace.

Menghormati Warisan Budaya Pribumi

Penemuan ini juga memiliki dimensi budaya yang mendalam. Nama Ahvaytum bahndooiveche, yang berarti "dinosaurus zaman dahulu kala" dalam bahasa Shoshone Timur, diberikan sebagai penghormatan kepada suku asli yang tanah leluhurnya meliputi lokasi penemuan fosil.

Amanda LeClair-Diaz, anggota suku Shoshone Timur dan koordinator pendidikan Indian, bekerja sama dengan tetua dan siswa suku untuk menentukan nama spesies ini.

Proyek ini tidak hanya soal penelitian ilmiah, tetapi juga tentang membangun hubungan timbal balik dengan komunitas Pribumi,” katanya.

Baca Juga: Apakah Kucing dan Anjing Lebih Pintar dari Bayi?

Mengungkap Cerita Asal-Usul Dinosaurus

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI