Suara.com - Tokopedia dan ShopTokopedia, mencatatkan transaksi penjual yang berpromosi melalui fitur live streaming di TikTok mengalami kenaikan signifikan, yaitu rata-rata 30 kali lipat.
Tingginya dampak dari penggunaan fitur live streaming ini, membuat Tokopedia dan ShopTokopedia mengajak para penjualnya menggunakannya untuk meningkatkan transaksi penjualan.
Menurut Presiden Direktur Tokopedia dan TikTok E-commerce, Melissa Siska Juminto, kita berada di era discovery e-commerce di mana konten promosi berupa video, baik short video maupun live streaming, bisa memberikan pengalaman yang lebih menarik dan akhirnya mempengaruhi keputusan seseorang dalam membeli.
"Demi membantu pelaku usaha di Indonesia khususnya UMKM memajukan dan mengembangkan bisnis serta mencapai lebih di era ini, kami mendorong penjual untuk memanfaatkan short video hingga live streaming dalam hal promosi, melalui inisiatif seperti ShopTokopedia & Tokopedia Summit," ujarnya di Jakarta, Rabu (15/1/2025).
ShopTokopedia & Tokopedia Summit adalah acara yang menghadirkan sederet pakar dan ruang diskusi bagi sesama pelaku industri e-commerce.
Dia menambahkan, ShopTokopedia & Tokopedia Summit menandai sinergi yang makin kuat terutama dalam memberdayakan pelaku usaha dan kreator untuk memajukan perekonomian tanah air.
![ShopTokopedia dan Tokopedia Summit 2025, Jakarta, Rabu (15/1/2025). [Suara.com/Dythia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/01/16/10906-shoptokopedia-dan-tokopedia-summit-2025.jpg)
"Berkat sinergi yang makin kuat, layanan kami sudah bisa dijangkau oleh lebih dari 200 juta pengguna yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia. Artinya, jutaan penjual di platform kami punya potensi yang sangat besar untuk memperluas pasar dan meningkatkan penjualan lewat jangkauan pengguna kami," terang Melissa.
Sebuah riset bahkan menunjukkan, sinergi Tokopedia dan ShopTokopedia secara keseluruhan berhasil meningkatkan pendapatan UMKM sebesar 95 persen.
Salah satu pembicara kunci yang juga menghadiri ShopTokopedia & Tokopedia Summit, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan RI, Iqbal Shoffan Shofwan.
Baca Juga: Waduh! TikTok Terancam Dilarang di AS: Aplikasi RedNote Bakal Jadi Penggantinya?
Menurutnya, pelaku usaha adalah motor penggerak ekonomi. Integrasi yang kuat antar berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk membawa pelaku usaha kita naik kelas.