12 Temuan Arkeologis yang Mengguncang Dunia

Muhammad Yunus Suara.Com
Rabu, 15 Januari 2025 | 17:06 WIB
12 Temuan Arkeologis yang Mengguncang Dunia
Tutankhamun. [Shutterstock]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sistem pengelolaan air inventif yang memungkinkan mereka ( diikuti oleh bangsa Romawi, Bizantium, dan yang terbaru, suku Badui Petra) yang berkembang di sini bahkan selama siklus banjir dan kekeringan yang parah di gurun.

Kota metropolitan/pos perdagangan yang unik ini berasal dari setidaknya tahun 312 SM, yang merupakan referensi paling awal dalam catatan sejarah, dan sebelumnya digunakan hingga abad ke-8 M, sebelum diperkenalkan kembali ke dunia modern pada tahun 1812 oleh penjelajah Swiss, Johann Ludwig Burckhardt .

Moai Pulau Paskah

Patung Moai di Pulau Paskah (Shutterstock).
Patung Moai di Pulau Paskah (Shutterstock).

Rapa Nui, atau biasa dikenal dengan Pulau Paskah, merupakan salah satu pulau berpenghuni paling terpencil di dunia.

Fakta bahwa penjelajah Polinesia menetap di batu kecil di tengah Pasifik Selatan (2.200 mil sebelah barat Chili, tempat Rapa Nui berada) sekitar tahun 1000 M merupakan hal yang sangat mencengangkan.

Namun perlu ditambahkan fakta bahwa penduduk awal ini membangun 1.043 (yang saat ini ditemukan) patung humanoid kolosal, yang dikenal sebagai moai, dari batu vulkanik, dengan tinggi rata-rata 13 kaki dan berat 10 ton (dengan yang terbesar setinggi 69 kaki dan berat 200 ton).

Rapa Nui mengambil tingkat mistik yang lain. Penduduk asli tidak pernah sepenuhnya hilang, namun menyusut secara dramatis akibat penggundulan hutan, dan kemudian, setelah kedatangan orang-orang Eropa pada hari Minggu Paskah tahun 1722, epidemi, perdagangan budak, dan kekuatan penindasan lainnya.

Jumlah penduduk asli telah meningkat dari 111 menjadi sekitar 2.000, namun sayangnya, pada bulan Oktober 2022, ratusan moai rusak akibat kebakaran yang merajalela.

Tidak peduli seberapa majunya peradaban, matahari pada akhirnya akan terbenam di semua zaman. Bangunan-bangunan yang tampaknya tidak dapat dihancurkan kini ditinggalkan, agama-agama berkembang, sistem-sistem runtuh, dan generasi-generasi berikutnya selalu melupakan apa yang terjadi sebelumnya.

Baca Juga: Arkeolog Temukan Patung Wajah Cleopatra, Bukti Nyata Kecantikan Ratu Mesir Kuno

Seni arkeologi yang cermat memberi kita kesempatan untuk mengungkap masa lalu, sehingga kita bisa lebih memahami spesies kita sendiri, dan apa yang mungkin terjadi di masa depan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI