12 Temuan Arkeologis yang Mengguncang Dunia

Muhammad Yunus Suara.Com
Rabu, 15 Januari 2025 | 17:06 WIB
12 Temuan Arkeologis yang Mengguncang Dunia
Tutankhamun. [Shutterstock]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Hutan mengambil alih situs tersebut setelah ditinggalkan, namun ditemukan kembali pada abad ke-19. Saat ini, pariwisata adalah sumber utama pendanaan untuk penggalian yang sedang berlangsung.

Makam Tutankhamun

Tutankhamun. [Shutterstock]
Tutankhamun. [Shutterstock]

Raja Tutankhamun, atau "Raja Tut", terlupakan seiring berjalannya waktu hingga makamnya digali pada tahun 1922. Kini, ia adalah salah satu Firaun Mesir yang paling terkenal.

Tutankhamen, nama yang berarti "gambar hidup Aten" (dewa matahari), lahir sekitar tahun 1341 SM, mewarisi takhta dari ayahnya pada usia sembilan tahun, dan memerintah hingga kematiannya, sepuluh tahun kemudian (pencitraan digital dan analisis DNA menunjukkan malaria atau infeksi parah).

Hingga saat ini, makam Raja Tut adalah ruang pemakaman paling utuh yang muncul dari Lembah Para Raja yang terkenal.

Benda itu tersembunyi di bawah 150.000 ton batu, dan berisi begitu banyak artefak berharga sehingga perlu waktu satu dekade penuh untuk membuat katalognya.

Harta karun ini memberikan gambaran yang sangat berharga tentang kehidupan Mesir pada saat itu.

Batu Henge

Stonehenge dan Dataran Salisbury
Stonehenge dan Dataran Salisbury

Salah satu struktur megalitik paling ikonik dan misterius di planet ini adalah lingkaran batu triliton di Dataran Salisbury Wiltshire di Inggris Selatan.

Baca Juga: Arkeolog Temukan Patung Wajah Cleopatra, Bukti Nyata Kecantikan Ratu Mesir Kuno

Para peneliti percaya bahwa Stonehenge dibangun dalam tiga tahap, selama 1.500 tahun (antara 3.100 SM dan 1600 SM), dan membutuhkan total 20 hingga 30 juta jam kerja.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI