Suara.com - Apple kehilangan pangsa pasar di China karena menurunnya jumlah pengiriman iPhone.
Hal ini ditulis analis rantai pasokan Ming-Chi Kuo dalam sebuah laporan.
Bahkan, dia mencatatkan saham perusahaan pimpinan Tim Cook itu, anjlok 2,4 persen.
"Apple telah mengambil sikap hati-hati saat membahas rencana produksi iPhone 2025 dengan pemasok utama," tulis Kuo, seorang analis di TF Securities, dalam sebuah postingan.
Ia menambahkan bahwa meskipun peluncuran iPhone SE 4 baru diharapkan, pengiriman diperkirakan akan turun 6 persen dari tahun ke tahun untuk paruh pertama tahun 2025.
Kuo memperkirakan pangsa pasar Apple akan terus merosot, karena dua iPhone yang akan datang sangat tipis.
![Ilustrasi logo Apple. [Unsplash/Paras Kapoor]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2023/10/25/28212-ilustrasi-logo-apple.jpg)
Hal ini membuatnya hanya mendukung eSIM yang hingga saat ini peredarannya belum terlalu luas dan di China justru tidak dihadirkan.
Menurutnya, kedua model ini dapat menghadapi tantangan momentum pengiriman kecuali desainnya dimodifikasi.
Kuo menulis bahwa pada Desember, pengiriman ponsel pintar secara keseluruhan di China mengalami stagnan dari tahun sebelumnya.
Baca Juga: Andalkan Sensor Superior, Detail Kamera iPhone 17 Pro Akhirnya Terungkap
Namun, pengiriman iPhone turun 10 persen hingga 12 persen.