Suara.com - Pemerintah Indonesia hingga saat ini masih melarang iPhone 16 untuk masuk ke Indonesia dan Digimap, salah satu distributor resmi Apple di Indonesia, buka suara.
Pihak Digimap hingga saat ini masih terus menunggu kabar terbaru dari keputusan pemerintah perihal izin penjualan iPhone 16 di Indonesia.
“We are very excited to wait ya in term of the news kapan government akan mengeluarkan itu. Kita tahu animo semua masyarakat sudah menunggu-nunggu juga. Ayo kita sama-sama nunggu untuk pengumuman dari government akan kapan launch-nya dan kita sangat benar-benar nggak sabar lah,” ucap Farah Fausa Winarsih, Kepala Pemasaran Apple, PT MAP Zona Perkasa, Jakarta, Jumat (1/11/2024).
Meski belum jelas seperti apa keputusan pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementerian Perindustrian (Kemenperin), pihak Digimap tetap optimistis.
“Kita tunggu kabar dari pemerintah, aku ngga bisa bilang pasti dijual, kita lihat pengumuman pemerintah seperti apa, i can not say pasti atau tidak. Jadi ayo kita sama-sama menunggu, tapi dari Digimap can not wait lah bisa dibilang karena itu keinginan semua orang,” ujarnya.
Selain itu, dia menambahkan, pihaknya belum ada pemikiran jika sampai tidak bisa menjual iPhone 16 ke Indonesia.

“Kita melihatnya very positive. Kita benar-benar berharap segera diluncurkan (iPhone 16),” kata Farah.
Meskipun begitu, hal ini tidak lantas membuat Digimap pesimis dengan penjualan jajaran produk Apple lainnya.
“iPhone 16 is one of a thing, tapi kita juga banyak banget produk yang masih kita push sekarang, terutama entry level seperti iPhone 12, iPhone 13 itu banyak banget peminatnya untuk iPhone tersebut,” bebernya.
Baca Juga: Kronologi Sengketa Apple vs Indonesia: Nasib iPhone 16 di Ujung Tanduk?
Bahkan, melalui pembukaan Digimap Apple Premium Partner pertama di Jakarta, terlihat animo masyarakat yang tinggi terhadap jajarap produk Apple di luar iPhone 16.