10 Tahun Jokowi, Sukses Mengangkat UMKM hingga Hadirkan Unicorn Nasional

Dythia Novianty Suara.Com
Senin, 21 Oktober 2024 | 09:49 WIB
10 Tahun Jokowi, Sukses Mengangkat UMKM hingga Hadirkan Unicorn Nasional
Ilustrasi Digitalisasi. [Pixabay]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Masyarakat telah beralih ke platform digital yang memungkinkan mereka untuk tetap dapat beraktivitas dan bersosialisasi di tengah pandemi.

Diakui, Mantan Menteri Komunikasi an Informatikan, Budi Arie Setiadi, salah satu permasalahan yang dihadapi oleh UMKM di Indonesia salah satunya ialah tidak meratanya adopsi teknologi digital, ada digital gap (kesenjangan digital).

"Oleh karena itu tugas Kominfo melalui program ini untuk mengatasi hal tersebut,” katanya beberapa waktu lalu.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah total UMKM di Indonesia ada lebih dari 64 juta yang berkontribusi sebesar 60 persen terhadap PDB nasional.

Namun hanya 12 persen dari jumlah tersebut yang telah mengadopsi teknologi digital secara efektif. Sebagai upaya mengatasi kesenjangan digital tersebut, Kementerian Kominfo meluncurkan program Adopsi Teknologi Digital UMKM 2024 (UMKM Level Up).

“Program adopsi teknologi digital UMKM ini berfokus pada peningkatan kapabilitas UMKM, oleh karenanya perlu diterapkan strategi, seperti, merancang strategi bisnis, meningkatkan kecakapan digital, hingga memanfaatkan platform digital untuk berkolaborasi secara global,” jelasnya.

Ilustrasi startup (Unsplash/Israel Andrade)
Ilustrasi startup (Unsplash/Israel Andrade)

Seiring dengan perkembangan digitalisasi, ekosistem startup pun terus berkembang dan didorong dengan berbagai program yang ada salah satunya Gerakan 1.000 Startup.

Semua itu demi mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.

Lebih dari 2.500 startup digital kini ada di Indonesia dan jumlah itu terus bertambah.

Baca Juga: Prabowo Ingin Berantas Korupsi lewat Digitalisasi

Sebuah startup bisa berpredikat unicorn jika telah memiliki valuasi di atasi 1 miliar Dolar AS atau sekitar Rp15,5 triliun.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI