"Komunikasi sudah ada, jadi kita tinggal menunggu follow-up-nya saja," lanjut dia.
Wamenkominfo pun mengakui kalau X jadi media sosial yang banyak menampung konten pornografi. Selama ini Pemerintah pun terus memblokir konten tersebut.
Tak hanya itu, Kominfo juga terus melakukan pemantauan terkait konten-konten negatif di X. Nezar mengklaim kalau mereka terus melakukan komunikasi dengan perusahaan asal Amerika Serikat tersebut.
"Oh, itu kami monitoring terus konten-konten negatif itu, dan banyak sekali kita take down dari X. Kami juga bersurat terus ke platform mereka ya untuk senantiasa sama-sama menjaga ruang digitalnya dari konten-konten negatif," imbuhnya.
"Bukan cuma pornografi, tapi juga link-link yang mengarah ke judi online dan lain sebagainya. Itu sering muncul di X itu, dan patroli kita lakukan 24 jam," pungkasnya.