Suara.com - Lensa aperture hingga f/2.8 pada lensa ini mampu memberikan kemampuan luar biasa pada mengambil gambar dalam pencahayaan rendah, serta sangat cocok untuk berbagai genre fotografi.
Mulai dari potret hingga pemandangan, dan mampu menghasilkan efek bokeh yang menawan.
Panjang fokus yang variatif, pengguna juga dapat dengan mudah beralih dari pengambilan gambar lebar di 28 mm hingga close-up di 70 mm.
Meskipun lensa dengan aperture konstan sering kali berbentuk besar dan berat, Canon RF28-70mm f/2.8 IS STM menentang anggapan tersebut dengan panjang hanya sekitar 9.22 cm dan berat sekitar 495 gram.
Ini memungkinkan pengguna membawa lensa ke mana saja, menjadikannya pilihan yang sempurna untuk pengguna yang sering bepergian.
Desainnya yang ergonomis juga membuat pengguna bisa menggunakannya dalam waktu lama tanpa merasa lelah di tangan.
![Lensa Canon RF28-70mm f/2.8 IS STM. [Datascrip]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/10/15/75000-lensa-canon-rf28-70mm-f28-is-stm.jpg)
“Kehadiran RF28-70mm f/2.8 IS STM menandai era baru dalam pengembangan lensa RF yang memiliki aperture besar namun tetap dalam desain yang portable," ujar Iqbal Rifqi Prayoga – Marketing Executive Canon, PT Datascrip.
Menurutnya, ini tidak hanya menjadi alat bantu fotografi yang andal, tetapi juga meningkatkan pengalaman kreatif pengguna.
"Lensa ini menawarkan kombinasi sempurna antara kepraktisan dan performa, menjadikannya pilihan ideal untuk berbagai genre fotografi dan videografi," tambah dia dalam keterangan resminya, Selasa (15/10/24).
Baca Juga: Xiaomi 15 Ultra Gunakan 4 Kamera Leica, Ada Lensa Telefoto 200MP
Canon RF28-70mm f/2.8 IS STM juga mampu menghasilkan gambar yang lebih tajam dan stabil berkat Optical Image Stabilizer (Optical IS) yang mampu meredam guncangan kamera hingga 5 stop.