Hitachi Vantara Rilis Virtual Storage Platform One di Indonesia

Dicky Prastya Suara.Com
Kamis, 22 Agustus 2024 | 12:05 WIB
Hitachi Vantara Rilis Virtual Storage Platform One di Indonesia
Hitachi Vantara saat konferensi pers di Jakarta pada Rabu (21/8/2024). [Suara.com/Dicky Prastya]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Hitachi Vantara, anak perusahaan dari Hitachi yang bergerak di bidang penyimpanan data, infrastruktur, dan manajemen hybrid cloud, resmi memperkenalkan layanan Hitachi Virtual Storage Platform One ke Indonesia.

Chief Product Officer di Hitachi Vantara, Octavian Tanase mengatakan, ini adalah platform hybrid cloud yang akan mengubah cara perusahaan mengelola dan memanfaatkan data mereka dalam lanskap teknologi yang berkembang pesat saat ini.

“Virtual Storage Platform One adalah sebuah terobosan dalam dunia penyimpanan data karena mampu menyatukan data dan menawarkan fleksibilitas, terlepas dari apakah data tersebut berada di lingkungan on-premises, cloud, atau software-defined,” ujar Octavian Tanase dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (21/8/2024).

Octavian mengatakan platform ini terdiri dari tiga model yang mencakup Virtual Storage Platform One SDS Block, Virtual Storage Platform One SDS Cloud, dan Virtual Storage Platform One File.

Virtual Storage Platform One bertujuan untuk menyederhanakan infrastruktur untuk aplikasi-aplikasi penting, dengan fokus pada ketersediaan data serta penerapan langkah-langkah ketahanan dan keandalan data yang kuat.

Ini mencakup mitigasi risiko seperti waktu henti, kerugian produktivitas, dan ancaman keamanan.

Selain itu, lanjut Octavian, platform ini dirancang dengan fokus pada ketahanan, menjamin ketersediaan data 100 persen, memberikan jaminan penyimpanan modern, dan kapasitas yang efektif di semua solusinya.

"Sehingga memudahkan perusahaan dalam skala besar dan menyediakan fondasi data yang kokoh untuk hybrid cloud," tambah dia.

Virtual Storage Platform One diklaim dapat mengatasi tantangan dalam manajemen data modern dengan menghilangkan batasan silo data dan memungkinkan informasi bekerja secara terintegrasi dan fleksibel, serta mudah diubah skalanya sesuai kebutuhan.

Baca Juga: Sasar Ribuan Mahasiswa, Google dan Kominfo Beri Pelatihan Cloud Computing Gratis

Hal ini memungkinkan data berkembang dalam lingkungan yang fokus pada efisiensi dan kecepatan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI