Hokky Situngkir juga merupakan pendiri dan peneliti di Bandung Fe Institute. Saat ini, ia menjabat sebagai Dewan Ilmu Pengetahuan Departemen Sosiologi Komputasi Bandung Fe Institute.
Pria asal Sumatera Utara itu tercatat berhasil menguak rahasia batik, lagu daerah, pergerakan saham hingga Candi Borobudur dengan memadukan bermacam disiplin ilmu. Pencariannya itu bermula sejak tahun 2000, di mana dia menerapkan referensi terkait konflik horizontal di berbagai negara.
Informasi yang diunggah dalam situs web Bandung Fe Institute, menyatakan bahwa Hokky memiliki ketertarikan dalam lingkungan artifisial dan simulasi sosial. Ia pun mulai melakukan pendekatan komputasi dalam teori sosial dan sosiologi serta menerapkan model komputasi dalam sistem dinamis dan evolusioner, sampai mencakup pada bidang sosiologi, ekonomi, dan keuangan.
Selain jadi Kepala Departemen Sosiologi Komputasi, dirinya juga gemar menulis artikel dan soft-paper di berbagai portal media Indonesia. Hokky Situngkir turut aktif menggeluti berbagai bidang, seperti Teori Sosiologi, Psikologi Sosio-Dinamika, Studi Budaya, Ilmu Perilaku, Masyarakat Buatan, Pemrograman Berbasis Agen, Filsafat Ilmu Pengetahuan, serta Keuangan Komputasi.
Dikutip dari akun LinkedIn atas nama Hokky Situngkir, ia menggambarkan dirinya pernah menjadi peneliti di Surya Institute selama delapan tahun mulai dari 2005-2013. Lalu, menjadi Penasihat Teknologi Informasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman 2018-2019 serta Penasihat Senior Teknologi Informasi Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) selama periode tahun 2019-2020.
Tak hanya itu, ia juga jadi penasihat Yayasan Sobat Budaya dan pendiri Indonesia Archipelago Cultural Initiatives. Atas pengalamannya ini, Hokky Situngkir pun pernah mendapatkan penghargaan Ganesha Innovation Championship Award (GICA) 2014 dan Penghargaan Nasional Kekayaan Intelektual tahun 2013.
Demikian tadi jejak pendidikan dan karier Hokky Situngkir Dirjen Aptika baru. Semoga bermanfaat!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Baca Juga: Adu Pendidikan Semuel Abrijani Pangerapan vs Hokky Situngkir Dirjen Aptika yang Baru, Lulusan Mana?