Suara.com - Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui Indosat Business, bersama dengan anak perusahaannya, Lintasarta, memperkenalkan teknologi AI di industri Migas Indonesia.
Acara tahunan dengan tema “Penerapan Artificial Intelligence (AI) dan Keamanan Infrastruktur Informasi Vital untuk Mendukung Pencapaian Target Hulu Migas" digunakan Indosat Business
memperkenalkan sejumlah solusi dalam penerapan AI guna mendukung pencapaian target Hulu Migas di Indonesia.
Director and Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Muhammad Buldansyah, atau yang biasa dipanggil Danny mengatakan, pemanfaatan inovasi teknologi merupakan hal sangat penting untuk tetap menjadi terdepan di sektor minyak dan gas yang dinamis.
"Indosat Business siap menjadi mitra teknologi untuk kemajuan sektor minyak dan gas yang lebih bersih, efisien, dan juga berdaya saing,” katanya dalam keterangan resminya, Rabu (3/7/2024).
Pada kesempatan ini, Indosat Business mendemonstrasikan beberapa solusi teknologi berbasis AI yang dimiliki di antaranya:
1. High Resolution Seismic through AI Technology
![IOH x SKK Migas. [Indosat]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/07/03/58378-ioh-x-skk-migas.jpg)
Memfasilitasi metode eksplorasi berdasarkan pengukuran respon gelombang seismik (suara) beresolusi tinggi dengan teknologi AI.
Solusi ini dapat menjawab keterbatasan data seismik yang memiliki resolusi rendah.
Dengan perencanaan yang matang di setiap sumur, teknologi ini juga dapat meningkatkan produksi hingga 10 persen.
2. Connected Workers Through AI
Baca Juga: Indosat HiFi Perluas Jangkauan Fiber Optik, Hadirkan Internet hingga 1 Gbps
Solusi ini dapat meningkatkan kualitas dan produktivitas pekerja hingga 10 persen, meningkatkan kualitas produksi, dan mengurangi kesalahan manual hingga 15 persen.