Balas Kominfo, Pengusaha Internet Lokal Tantang Sidak Kantor Starlink Elon Musk di Indonesia

Dicky Prastya Suara.Com
Minggu, 02 Juni 2024 | 11:55 WIB
Balas Kominfo, Pengusaha Internet Lokal Tantang Sidak Kantor Starlink Elon Musk di Indonesia
Menteri ATR/Kepala BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama para menteri dan wakil menteri Kabinet Indonesia Maju berfoto bersama pengusaha Amerika Serikat Elon Musk dalam acara pembukaan World Water Forum ke-10 di Nusa Dua, Bali pada Senin (20/5/2024). [ANTARA/HO - Kementerian ATR/BPN]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mendesak PT Starlink Services Indonesia milik Elon Musk untuk membuktikan kantor dan network operation center (NOC) miliknya di Indonesia.

Hal ini diungkapkan APJII sekaligus membalas pernyataan Kementerian Komunikasi dan Informatika yang sudah menegaskan kalau layanan internet berbasis satelit milik Elon Musk itu memiliki kantor perwakilan dan NOC di Indonesia, di mana dua fasilitas ini adalah syarat agar internet Starlink bisa dijual di Tanah Air.

"Saya sempat buat rilis beberapa hari lalu, langsung dibantah Kominfo  tentang NOC. Simpel saja, kita saja semua diajak ke sana (kantor dan NOC Starlink di Indonesia: red)," kata Ketua Umum APJII, Muhammad Arif Angga saat ditemui di Universitas Paramadina pada Jumat (31/5/2024).

Arif pun siap menyatakan permintaan maaf apabila tudingannya soal Starlink tidak memiliki kantor dan NOC di Indonesia keliru.

"Kalau saya salah saya minta maaf buat pernyataan saya sebelumnya. Simpel gitu kan?" lanjut Arif.

Arif pun mendesak agar pihaknya bisa melihat langsung kantor dan NOC Starlink dalam waktu dekat. Ia tak mau polemik layanan internet milik perusahaan antariksa SpaceX ini terus berlanjut di Indonesia.

"Saya datang kalau diundang. Saya siap minta maaf kalau ada (kantor dan NOC Starlink di Indonesia). Tapi jangan bulan depan, dua bulan lagi, sekarang-sekarang ini diajaknya," imbuhnya.

"Ini bukan barang maya, ini barang nyata," tegasnya lagi.

Ketua Umum APJII Muhammad Arif saat ditemui di Universitas Paramadina, Jakarta, Jumat (31/5/2024). [Suara.com/Dicky Prastya]
Ketua Umum APJII Muhammad Arif saat ditemui di Universitas Paramadina, Jakarta, Jumat (31/5/2024). [Suara.com/Dicky Prastya]

Bantahan Kominfo

Baca Juga: Starlink Masuk Indonesia, Asosiasi Bingung Aturan Pembatasan Zonasi Berubah

Sebelumnya Kementerian Kominfo menanggapi soal desakan cabut izin ritel Starlink yang diminta Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII).

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI