Suara.com - Beberapa hari ini viral adanya dugaan penipuan yang mengatasnamakan Bukalapak. Penipuan ini menggoda pengguna seperti program komisi belanja, afiliasi member, dan lain sebagainya.
AVP of Media & Communication Bukalapak, Fairuza Ahmad Iqbal menyatakan, penipuan ini banyak menyasar banyak konsumen dengan mencatut nama pimpinan atau manajemen Bukalapak.
Ia menegaskan kalau Bukalapak tidak pernah membuat program-program seperti yang diiming-imingi di media sosial. Hal itu termasuk praktik penggunaan surat jaminan program ataupun keterangan yang diterbitkan seolah-olah dari pimpinan atau manajemen perusahaan.
"Bukalapak menghimbau seluruh pengguna ataupun masyarakat untuk berhati-hati dengan modus kejahatan siber oleh oknum-oknum yang mengatasnamakan Bukalapak dan afiliasinya, termasuk oknum yang menggunakan surat yang terlihat resmi dari perusahaan," katanya, dikutip dari siaran pers, Jumat (3/5/2024).
Ia juga meminta ke publik apabila mendapatkan informasi yang mencurigakan dan mengatasnamakan Bukalapak dan afiliasinya, maka segera menghubungi pihak resmi Bukalapak.\
![Modus penipuan atas nama manajemen Bukalapak. [Bukalapak]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/05/03/41433-hoaks-penipuan-bukalapak.jpg)
Adapun kanal resmi Bukalapak yang bisa dihubungi yakni BukaBantuan via Live Chat melalui aplikasi atau link bl.id/bukabantuan.
"Semua informasi yang berkaitan dengan promo dan program Bukalapak hanya disampaikan melalui akun resmi Instagram Bukalapak di @bukalapak. Untuk informasi lebih lanjut terkait Bukabantuan dan tips keamanan siber lainnya, kunjungi Instagram @BukaBantuan," pungkasnya.