Pengguna disarankan untuk menggunakan jari telunjuk sebagai sidik jari cadangan karena jari ini biasanya sejajar dengan pemindai.
3. Sejajarkan jari dengan benar
Penempatan jari adalah kunci untuk mendapatkan kinerja terbaik dari pemindai sidik jari. Tutupi pemindai sepenuhnya dengan ujung jari, letakkan rata tanpa kemiringan apa pun, baik secara vertikal maupun horizontal. Hal ini memastikan sidik jari yang dipindai rata dan berada di tengah.
Berikan tekanan lembut hingga jari edikit menekan sensor. Selain itu, jari pengguna juga harus bersih dan kering.
![Ilustrasi pemindai sidik jari pada ponsel pintar. [Shutterstock]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2019/02/19/96145-pemindai-sidik-jari.jpg)
4. Jaga kebersihan sensor
Jika area permukaan pemindaian sensor sidik jari kotor, pengguna akan kesulitan memindai sidik jari selama proses autentikasi. Untuk menghindarinya, mulailah dengan membersihkan permukaan.
Pengguna bisa menyeka permukaan sensor secara perlahan menggunakan kain mikrofiber yang lembut dan tidak berbulu untuk menghilangkan kotoran, debu, atau noda.
Karena ponsel yang kotor dapat memindahkan debu dan minyak dari layar ke tombol home, sehingga menyebabkan pemindai sidik jari menjadi kotor, biasakan untuk menjaga kebersihan seluruh ponsel.
5. Hapus atau ganti pelindung layar
Baca Juga: 4 Cara Cek Umur Kartu Indosat, Sudah Berapa Tua Nomor HP Anda?
Jika sensor sidik jari di bawah layar tampak tidak responsif, hal ini mungkin disebabkan oleh pelindung layar yang digunakan.