Profil dan Kekayaan Bos ChatGPT, Sam Altman Paraniod Hari Kiamat Tapi Berani Bela Islam

Rifan Aditya Suara.Com
Rabu, 10 Januari 2024 | 10:54 WIB
Profil dan Kekayaan Bos ChatGPT, Sam Altman Paraniod Hari Kiamat Tapi Berani Bela Islam
CEO OpenAI dan pencipta ChatGPT, Sam Altman saat mendatangi Indonesia pada Rabu (14/6/2023). [Screenshot/Dicky Prastya] - Profil dan Kekayaan Bos ChatGPT, Sam Altman Paraniod Hari Kiamat Tapi Berani Bela Islam
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Profil bos ChatGPT Sam Altman yang baru-baru menyita perhatian lantaran membahas antisemitisme dan Islamofobia seputar konflik Israel-Palestina di Twitter. Ia mengatakan bahwa para pekerja teknologi Yahudi, seperti dirinya, mendapat lebih banyak dukungan dari industri teknologi informasi (TI) dibandingkan rekan-rekan kerjanya dari kalangan Muslim dan Palestina.

Menurutnya, industri teknologi mesti bersatu dalam mendukung rekan-rekan kerja Muslim dan Arab pada saat seperti ini. Terlepas dari hal itu, Sam diketahui merupakan sosok yang paranoid terhadap hari kiamat.

Ia bahkan dikatakan telah mempersiapkan diri dengan matang. Mulai dari persiapannya menyimpan senjata, emas, dan peralatan pertahanan lainnya.

Profil Sam Altman

Sam Altman atau yang bernama lengkap Samuel Hariss Altman, sejak kecil sudah memiliki minat tinggi pada dunia teknologi. Pria 38 tahun ini besar di Chicago dan tinggal di St. Louis, Missouri. Saat usinya baru 8 tahun, ia sudah memiliki komputer pribadinya. 

Sam merupakan lulusan dari John Burroughs School, sekolah persiapan swasta bergengsi di wilayah Metro St. Louis, AS. Kemudian ia melanjutkan masuk jurusan ilmu komputer di Universitas Stanford.

Namun, pada 2005 ia memutuskan keluar dari perguruan tinggi dan tidak melanjutkannya lagi. Sejak itulah ia mulai mendirikan perusahaan pertamanya dengan nama Loopt.

Kendati demikian, setelah tujuh tahun, Sam harus merelakan perusahaan pertamanya dijual dan dibeli oleh Green Dot Corporation. 

Selanjutnya, sam mulai bergabung bersama Y Combinator (YC) sebuah akselerator startup yang membantu perkembangan banyak perusahaan. Karirnya semakin cemerlang saat Sam Altman diangkat menjadi presiden Y Combinator, menggantikan Paul Graham, salah satu pendirinya pada 2014.

Baca Juga: Enggan Ketinggalan Zaman, Volkswagen Hadirkan ChatGPT pada Mobilnya

Pada 2015, Sam Altman bekerjasama dengan Elon Musk dan pendiri LinkedIn, Reid Hoffman untuk mendirikan perusahaan OpenAI, perusahaan di balik Chatbot pintar ChatGPT.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI