Satgas BAKTI Kominfo Pastikan Proyek BTS 4G Selesai Tahun 2024

Dicky Prastya Suara.Com
Kamis, 28 Desember 2023 | 15:38 WIB
Satgas BAKTI Kominfo Pastikan Proyek BTS 4G Selesai Tahun 2024
Ketua Satgas BAKTI Kominfo Sarwoto Atmosutarno saat ditemui di Gereja Bethany, Surabaya, Rabu (27/12/2023). [Suara.com/Dicky Prastya]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (BAKTI Kominfo) memastikan kalau proyek BTS 4G yang dibangun di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal alias wilayah 3T akan selesai di tahun 2024 mendatang.

Ketua Umum Satgas BAKTI Kominfo, Sarwoto Atmosutarno menyatakan, penyelesaian itu termasuk sekitar 600 BTS yang terkendala karena berada di daerah kahar alias wilayah yang tidak dapat diprediksi.

"(Selesai) 2024. (2025) harus sudah menyala (on-air)," kata Sarwoto di sela-sela acara perayaan Natal Nasional 2023 yang digelar di Gereja Bethany Surabaya, Rabu (27/12/2023) malam.

Ia mengungkapkan kalau BAKTI Kominfo juga bekerja sama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk menyelesaikan sisa BTS 4G di wilayah 3T itu. Menurutnya, Pemda wajib untuk menyediakan lahan sekitar 20 x 20 meter.

"Makanya ada kerja sama Kominfo dengan Depdagri (Kemendagri). Jadi begitu kami bicara yang kahar itu, maka kami membicarakan lagi relokasinya dengan Depdagri," imbuhnya.

Ia mengakui masih ada 630 BTS 4G yang belum terbangun di wilayah kahar RI. BAKTI Kominfo pun mencoba strategi baru untuk menyelesaikan sisa proyek.

"Sekarang ini Satgas kan menyarankan untuk membuka usulan dari bawah. Jadi misalkan anda di Papua sana, merasa desamu ada 100 keluarga, 'Oh belum ada internet', itu bisa usul lewat bupatinya," papar dia.

"Kalau kemarin kan top-down tuh. Jadi sekarang bottom-up," sambungnya lagi.

Namun Sarwoto memberikan syarat untuk wilayah yang ingin mengajukan adanya BTS 4G dari BAKTI Kominfo. Lokasi itu minimal memiliki 500 orang dan warganya sudah memiliki ponsel.

Baca Juga: UGM Gelar Seminar AI Pertama Kali, Gandeng Yandex dan Kominfo Bahas Etika Penggunaan

"Kalau bisa di atas 500 orang. Kemudian populasi itu juga harus punya HP. Kalau enggak ya buat apa hahaha. Kita cinta keluarga, tapi kalau dipasang (BTS 4G), terus enggak ada HP, ya buat apa?" urai dia.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI