Riset: Indonesia Masuk 100 Negara Berbahaya Menjelajah Web

Dythia Novianty Suara.Com
Rabu, 08 November 2023 | 08:42 WIB
Riset: Indonesia Masuk 100 Negara Berbahaya Menjelajah Web
Ilustrasi browsing internet. (Pexels)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Kasus kejahatan siber semakin banyak terjadi di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Tidak hanya ditujukan kepada perorangan, dunia usaha, dan korporasi saja, namun juga berbagai instansi kenegaraan hingga sektor pemerintahan.

Laporan terbaru Kaspersky kuartal ketiga (Q3) tahun 2023 di Indonesia menunjukkan lebih dari 20 persen pengguna komputer di tanah air terkena serangan berbasis web.

Selain itu, hampir sepertiga (27,6 persen) menjadi sasaran ancaman lokal.

Tinjauan ancaman triwulanan didasarkan pada pemrosesan dan pengambilan data dari pengguna sukarela menggunakan Kaspersky Security Network (KSN).

Menurut laporan Kaspersky terbaru, sebanyak 7.330.765 deteksi ancaman online berhasil diblokir oleh solusi Kaspersky selama periode Juli hingga September tahun ini.

Ilustrasi peretas sedang melancarkan serangan siber. [Shutterstock]
Ilustrasi peretas sedang melancarkan serangan siber. [Shutterstock]

Jumlah ini turun 22,49 persen dibandingkan 9.457.786 deteksi pada periode yang sama tahun lalu.

Selain itu, juga terjadi sedikit penurunan (5,16 persen) dibandingkan periode April hingga Juni (Q2) tahun ini yang berjumlah 7.729.320 deteksi ancaman online.

Secara keseluruhan, 22,1 persen pengguna diserang oleh ancaman yang ditularkan melalui web selama periode Q3 2023.

Baca Juga: 5 Tips Main Game Online Aman bagi Anak-anak

Hal ini menempatkan Indonesia pada peringkat ke-93 di dunia dalam hal bahaya yang terkait dengan penjelajahan web.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI