Struktur piramida Toba ini sendiri ditemukan justru ketika penelitian dilakukan untuk mendeteksi jalur gempa yang ada di sekitar lokasi tersebut.
Penemuan terjadi pada bulan Maret lalu, dan sejatinya survey untuk urusan pemetaan jalur gempa telah dilakukan pada tahun 2022.
Ketika ditemukan kisi-kisi yang tidak seperti struktur alami, peneliti kemudian melakukan penyelidikan lebih lanjut. Tim sendiri terdiri dari Prof. Danny Hilman Natawidjaja, M.Sc, Ph.D, kemudian Mudrik R. Daryono, Dadan Dhani Wardhana, Nyanjang, Yusuf Maulana, Sutarman, dan Nandang Supriatna.
4. Proses Selanjutnya
Untuk melakukan proses berikutnya, Danny sendiri mengaku harus melakukan studi ilmiah. Mulai dari Pemetaan Light Detection and Ranging untuk melihat struktur bangunan batu dengan jelas.
Kemudian dilanjutkan Survey Geolistrik dan Georadar untuk mengeksplorasi bawah permukaan. Terakhir, penggalian geologi arkeologi pendahuluan untuk melihat struktur lapisan tanah pada teras-terasnya dan menentukan umur dengan penanggalan radiokarbon.
Itu tadi sekilas tentang fakta-fakta piramida Toba yang baru-baru ini banyak diperbincangkan karena dinilai sebagai sebuah struktur yang menyimpan banyak misteri. Semoga menjadi artikel yang berguna, dan selamat melanjutkan kegiatan Anda berikutnya!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Baca Juga: Pria di Toba Tewas Tersengat Listrik dari Mesin Pertamini, Begini Kejadiannya