AC Samsung ini dapat terhubung ke smartphone melalui aplikasi SmartThings. Melalui aplikasi SmartThings, konsumen dapat memonitor penggunaan listrik AC, menghitung estimasi biaya, menghemat energi dengan saving mode, dan mengingatkan jika penggunaan energi sudah melewati batas.
Fitur lain yang dimiliki SmartThings adalah Welcome Cooling di mana fitur tersebut berbasis GPS.
Saat posisi kamu sudah mendekati rumah, SmartThings akan memberikan notifikasi untuk menyalakan AC dari ponsel.
Fitur ini juga akan mengingatkan untuk mematikan AC saat keluar rumah dan lupa mematikan AC.
Lakukan berbagai pengaturan AC semudah mengeluarkan suara, sebab Samsung AC WindFree Ultra sudah bisa dikontrol dengan perintah suara.
![Peluncuran Samsung AC WindFree Ultra di Jakarta, Senin (3/7/2023). [Samsung Indonesia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2023/07/04/71476-samsung-ac-windfree-ultra.jpg)
Dengan AI Auto Cooling, ia yang akan menganalisis berbagai data seperti kecepatan pendinginan, kelembaban udara, pendinginan yang paling nyaman, dan kondisi ruangan, untuk kemudian menyarankan mode pendinginan yang paling sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Samsung AC WindFree Ultra mematahkan anggapan bahwa AC itu boros listrik. Dengan teknologi Digital Inverter, perangkat AC ini hanya membutuhkan pasokan daya mulai dari 180Watt saja.
Pengguna akan menikmati penghematan listrik hingga 73 persen, sebab Digital Inverter akan mempertahankan suhu yang diinginkan tanpa sering mati dan hidup, sehingga mengurangi fluktuasi penggunaan listrik.
Digital Inverter pada Samsung AC WindFreeTM Ultra hadir dengan kipas yang 15 persen lebih besar, blade yang 31 persen lebih lebar, dan inlet yang 18 persen lebih lebar.
Dengan fitur-fitur ini, AC mampu melakukan pendinginan ke sudut demi sudut ruangan 45 persen lebih cepat dan menjangkau lebih jauh, sampai 15 meter.