Inovasi Jembatan Timbang IoT, WiBridge Solusi Menertibkan Truk ODOL

Arif Budi Suara.Com
Senin, 05 Juni 2023 | 12:45 WIB
Inovasi Jembatan Timbang IoT, WiBridge Solusi Menertibkan Truk ODOL
Proses penimbangan kendaraan bermuatan menggunakan WiBridge
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Tingginya Truk ODOL (overload over dimension) menjadi perhatian khusus pemerintah Indonesia. Hal ini diperburuk dengan merambat pada kerugian negara di setiap tahunnya melalui kerusakan jalan raya.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI, Danang Parikesit mengatakan, bahwa salah satu masalah yang dihadirkan dari merebaknya populasi truk ODOL ialah seringnya ditemukan jalan tol rusak.

Menurut catatannya, negara mengalami kerugian sebesar Rp 1 triliun per tahun karena harus memperbaiki permukaan jalan tersebut. Tidak sampai di sana, kendaraan ODOL juga berkontribusi terhadap angka kecelakaan di Indonesia (17 persen).

Tercatat jumlah korban kecelakaan meninggal dunia karena ODOL pada 2021, meningkat 117 persen dari periode sama tahun sebelumnya.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan menerapkan kebijakan Zero ODOL per-Januari 2023. Upaya pemerintah membangun Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) ternyata belum mampu mengoptimalkan Zero ODOL di Indonesia.

Mekanisme UPPKB atau jembatan timbang yang dioperasikan secara manual sehingga masih terdapat celah dalam melakukan kecurangan pada proses administrasi dan pendataan muatan kendaraan yang berpotensi dimanipulasi.

Hal tersebut membuat Alwy Herfian S, selaku CEO PT Widya Matador Inovasi menginisiasi menghadirkan sebuah inovasi jembatan timbang berbasis Internet of Things (IoT).

Widya Matador, menjadi salah satu perusahaan teknologi asal Yogyakarta, yang mengembangkan
teknologi tersebut, tujuannya untuk memberikan kemudahan serta solusi yang tepat dalam menertibkan truk ODOL melalui sistem otomatisasi pada jembatan timbang, yakni WiBridge.

Teknologi ini mampu menyusun suatu sistem untuk mengotomatisasikan sistem pengukuran berat kendaraan tanpa operator, sehingga meminimalisir adanya kecurangan yang dilakukan oleh oknum tak bertanggung jawab.

Baca Juga: Tabrak Truk Kontainer, Mobil SUV Langsung Hangus Terbakar di Jalan Tol Dalam Kota Grogol

“Teknologi WiBridge ini diciptakan karena kami melihat kendaraan yang membawa muatan overloading, masih bisa lolos untuk beroperasi meskipun sudah diwajibkan untuk melakukan pengukuran,” tutur Alwy dalam keterangannya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI