Seiring dengan kepekaan teleskop yang luar biasa, planet ini memiliki beberapa fitur yang membuatnya lebih mudah untuk diamati.
Dengan jarak 100 kali lipat dari matahari kita ke Bumi, planet ini jauh lebih jauh dari bintang induknya daripada planet mana pun di tata surya kita (sebaliknya, Pluto hanya berjarak 40 kali jarak matahari-Bumi dari matahari kita).
4. Re-imaging Phantom Galaxy
Meskipun Phantom Galaxy sulit ditemukan di langit malam, kecemerlangannya jauh dari tidak terlihat, terutama saat ditangkap dalam inframerah dengan James Webb.
![Phantom Galaxy (M74). [ESA]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/12/30/75665-phantom-galaxy-m74.jpg)
Gambar optik galaksi Hubble, juga disebut M74, menunjukkan struktur spiral galaksi yang sempurna dan distribusi bintang-bintangnya, lengan-lengan yang menjulur keluar dari pusat pancaran.
Tapi gambar James Webb baru mengungkapkan struktur seperti serat dari debu dan gas yang memancarkan panas, yang berasal dari pusat terang yang ditampilkan dalam warna biru elektrik yang hidup.
Gambar baru akan menyoroti (inframerah) daerah pembentuk bintang yang tersebar di antara lengan spiral galaksi.
Gambar komposit memukau yang menggabungkan Hubble Space Telescope dan gambar Webb menampilkan aspek pengamatan optik dan inframerah galaksi.
Para peneliti di Badan Antariksa Eropa (ESA) membantu membuat gambar komposit sebagai bagian dari proyek internasional yang disebut PHANGS, menurut ESA, yang memanfaatkan Webb, Hubble, dan beberapa teleskop berbasis darat untuk menangkap 19 galaksi pembentuk bintang di dekatnya.
Baca Juga: Teleskop James Webb Suguhkan Perspektif Luar Biasa "Pilar-pilar Penciptaan"
ESA merilis video pada Agustus untuk menampilkan ketiga gambar tersebut, serta membandingkannya secara berdampingan.