Karyawan Google Tidak Percaya Mode Incognito Chrome

Dythia Novianty Suara.Com
Minggu, 16 Oktober 2022 | 09:02 WIB
Karyawan Google Tidak Percaya Mode Incognito Chrome
Google Chrome. [PhotoMIX Company/Pexel]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Pengguna Google Chrome dapat menyembunyikan riwayat penjelajahan mereka dari pengguna lain di perangkat yang sama.

Tapi, mereka tidak dilindungi dari Google itu sendiri dan situs web yang mereka kunjungi oleh fitur ini.

Perusahaan menghadapi gugatan 5 miliar Dolar AS atas masalah ini.

Bahkan, kepala pemasarannya sendiri menyadari masalah ini, Mode Incognito Chrome tidak bersifat pribadi seperti yang terlihat.

Menurut Bloomberg dilansir laman Gizchina, Minggu (16/10/2022), kepala pemasaran Google Lorraine Twohill menulis email langsung ke Sundar Pichai, CEO perusahaan, memintanya untuk membuat Mode Incognito benar-benar pribadi.

Karena layanan tersebut sebenarnya tidak bersifat pribadi, lanjut Twohill, Google terpaksa menggunakan “bahasa yang kabur, hedging”.

Incognito Mode di pencarian Google. [Express/Google]
Incognito Mode di pencarian Google. [Express/Google]

Menurutnya, dapat memengaruhi kepercayaan pengguna terhadap layanan perusahaan.

Catatan lain yang dipublikasikan sebagai bagian dari pengajuan pengadilan menunjukkan karyawan Google mengkritik nama dan penggunaan ikon "Spy Guy" pada awal 2018.

Menurut sebuah informasi rahasia, karyawan yang sama memberikan penelitian yang mengungkapkan 56,3 persen dari 460 pengguna berpikir menggunakan Mode Incognito akan tetap

Baca Juga: Google Sediakan Sederet Beasiswa untuk Perempuan, Termasuk di Indonesia

Untuk menghindari keraguan, penjelajahan anonim Google Chrome hanya menyembunyikan riwayat pencarian dari pengguna lain perangkat kamu.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI