Suara.com - Perusahaan induk Facebook, Meta, disebut telah melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan hingga merombak jajaran tim. Kebijakan ini dilakukan demi efisiensi biaya perusahaan.
Melansir Engadget, Kamis (22/9/2022), tampaknya Meta tak ingin membingkainya sebagai PHK karyawan.
Mereka disebut diam-diam melakukannya ke sejumlah besar staf sebelum akhirnya menjadi lebih besar.
Tidak jelas berapa banyak karyawan Meta yang terpengaruh dengan PHK maupun restrukturisasi ini.
Tapi perusahaan masih mengizinkan karyawannya untuk melamar kembali ke posisi lain dalam waktu 30 hari ke depan.
Meta memang sudah mengisyaratkan adanya pengurangan staf dan menghentikan proyek karena pendapatannya yang tengah menyusut.
![Ilustrasi PHK. [Gerd Altmann/Pixabay]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/06/26/60490-ilustrasi-phk.jpg)
Bahkan, CEO Meta Mark Zuckerberg menggambarkan kalau saat ini perusahaan berhadapan dengan kondisi kemeresotan ekonomi.
Dalam laporan pendapatan perusahaan beberapa waktu lalu, Mark Zuckerberg memperingatkan kalau Meta bakal melambat perekrutan karyawan baru, serta perlu menyelesaikan lebih banyak pekerjaan dengan sumber daya yang sedikit.
Baru-baru ini, dia juga memberi tahu karyawan kalau perusahaan sedang menghadapi masa serius.
Baca Juga: Efisiensi, Shopee Lakukan PHK Karyawan
Beberapa manajer pun sudah diminta untuk menyeleksi karyawan berkinerja rendah agar diberhentikan.