Suara.com - Banyaknya handphone murah yang dijual di toko online, membuat masyarakat harus lebih waspada. Karena bisa jadi handphone yang dijual murah, merupakan HP Black Market (BM). Pemerintah pun Indonesia saat ini telah memberlakukan aturan pemblokiran semua handphone Black Market (BM).
Handphone BM sendiri merupakan sebuah produk yang sebenarnya berasal dari brand asli yang memang sudah ada. Hanya saja, handphone BM (Black Market) ini masuk secara ilegal ke Indonesia. Sehingga nomor IMEI pada handphone BM tak teregistrasi di Kemenperin (Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. Hal inilah mengapa handphone yang masuk secara tak resmi, disebut dengan handphone BM atau Black Market.
Nah berikut ini ciri-ciri Handphone BM yang harus anda ketahui seperti dikutip dari siaran pers Erafone, Selasa (20/9/2022).
1. Tidak Mendapat Garansi Resmi
Sebagai pembeli, sedianya anda mendapat garansi non resmi dari brand-nya. Sementara umumnya handphone BM dipasarkan tanpa menyertakan garansi kerusakan alias dipasarkan secara putus.
Sehingga, seandainya terjadi kerusakan pada bagian ataupun fungsi pada handphone yang baru dibeli, anda sebagai pembeli tak dapat mengajukan klaim ke service center resmi dari merek handphone yang dibeli.
2. Tidak Memiliki Nomor IMEI Resmi
Pada dasarnya tiap produk baik lokal maupun impor pasti memiliki IMEI. Nomor IMEI sendiri adalah sebuah kode unik yang dimiliki oleh semua produk handphone.
Nah, handphone BM biasanya tidak memiliki nomor IMEI resmi, sehingga nomornya tidak akan muncul kalau kamu mengeceknya di website kemenperin.go.id.
3. Umumnya Dijual di Toko Online
Meski tidak semua, pada dasarnya handphone BM lebih banyak di jual secara online. Ada banyak sekali toko online yang menawarkan handphone BM dengan beragam seri serta merek dari brand ternama. Harga yang ditawarkan biasanya juga jauh lebih murah dibanding harga aslinya. Oleh sebab itu, ada baiknya anda membeli handphone langsung di toko terpercaya seperti Erafone.
4. Harga Jauh Lebih Murah
Handphone BM seringkali dipasarkan dengan harga yang jauh lebih murah.
Harganya bisa 40 persen lebih murah dibanding dengan harga aslinya di pasaran.
Baca Juga: Simpel, Begini Cara Cek IMEI iPhone di Situs Resmi Kemenperin
Pasalnya handphone BM tidak melewati proses pajak lebih dulu. Alasan inilah yang membuat harganya jadi jauh lebih murah dibanding aslinya. Jadi, jangan pernah tergiur dengan harga murah ya, sebab bisa saja yang kamu beli adalah produk handphone BM.