Bjorka Masih Jadi Trending Topic di Twitter Nomor Satu

Ummi Hadyah Saleh Suara.Com
Senin, 12 September 2022 | 07:39 WIB
Bjorka Masih Jadi Trending Topic di Twitter Nomor Satu
Foto Munir di aksi unjuk rasa di kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Rabu (7/9/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Hacker atau peretas dengan nama Bjorka masih menjadi perbincangan publik.  Bahkan nama hacker Bjorka menjadi topik perbincangan di media twitter nomor satu di Indonesia.

Dari pantauan Suara.com hingga pukul 07.38 WIB, lebih dari 160 ribu cuitan dengan nama Bjorka.

Sebelumnya Pada Minggu (11/9/2022) pagi, nama Bjorka menjadi trending topic Twitter Indonesia nomor satu. Bjorka dicuitkan hingga lebih dari 97,8 ribu tweet

Kemudian topik perbincangan nomor dua di Twitter yakni mendiang Munir Said Thalib.  Adapun 53 ribu lebih cuitan terkait Munir.

Diketahui, Bjorka mengklaim telah berhasil meretas dan menemukan data di balik kasus pembunuhan Munir.
Bahkan Bjorka menyinggung nama Ketua Umum Partai Berkarya, Muchdi Purwoprandjono alias Muchdi PR sebagai tokoh di balik pembunuhan aktivis Munir Said Thalib.

Hacker Bjorka turun tangan mencari data pribadi Muchdi PR berawal dari permintaan publik melalui Twitter. Untuk itu, Bjorka menyebarkan dokumen yang diduga dalang pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib.

Sang peretas Bjorka merespon keinginan warganet untuk mengungkap kasus tersebut, seperti dikutip dari telegra.ph/Who-Killed-Munir-09-10.

"Saya akan memberi Anda nama jika Anda bertanya siapa yang berada di balik pembunuhan Munir. Dia adalah Muchdi Purwopranjono yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Partai Berkarya," kata Bjorka,  Minggu (11/9/2022).

Bjorka kemudian memberikan informasi soal keterkaitan antara Muchdi PR dengan aktivis Munir.

Baca Juga: Viral! Hacker Bjorka Bikin Heboh Tiba-tiba Sebut Nama Munir dan Muchdi PR

"Munir adalah koordinator KontraS yang sangat vokal mengungkapkan bahwa pelaku penculikan 13 aktivis periode 1997-1998 adalah anggota Kopassus yang dikenal dengan tim Operasi Mawar."

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI