Hal mencolok lainnya ada di kamera belakang, yang mana sekelilingnya ditambahkan cincin metal. Material itu membuat ponsel terlihat makin anggun jika dilihat saksama.
Adapun isi boksnya mencakup Xiaomi 12 Lite, adaptor charger, kabel USB-C, SIM ejector, case silikon, panduan, dan kartu garansi.
Layar
Xiaomi 12 Lite mengusung layar AMOLED 6,55 inci, resolusi Full HD+ atau 1080 x 2400 piksel, refresh rate 120Hz, touch sampling rate 240Hz, HDR10+, Dolby Vision, kecerahan puncak 950 nits, dan dilapisi Corning Gorilla Glass 5.
Saat dipakai untuk melihat video di YouTube atau menonton film, Xiaomi 12 Lite bisa menampilkan gambar yang amat memuaskan. Video dengan format 2160p di YouTube juga bisa tampil dengan jelas, mulus, dan kaya warna.
Menariknya, sensor sidik jari dalam layar di Xiaomi 12 Lite juga bisa mengukur detak jantung. Jadi jika kalian tak punya smartwatch, detak jantung bisa diukur langsung dari ponsel tersebut.
Hal minusnya ada di opsi refresh rate yang hanya tersedia 60Hz dan 120Hz, tidak ada opsi otomatis. Jadi selama pemakaian kami langsung memilih opsi 120Hz agar layar lebih mulus saat berselancar, meskipun baterainya jadi lebih boros.
Kamera
Xiaomi 12 Lite membawa kamera utama Samsung HM2 108MP, kamera ultrawide 8MP, dan kamera makro 2MP. Sementara kamera selfie membawa lensa Samsung GD2 beresolusi 32MP.
Baca Juga: Xiaomi Smart Band 7 Resmi Dirilis ke Indonesia, Ini Fiturnya
![Hasil foto night mode Xiaomi 12 Lite [Suara.com/Dicky Prastya]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/07/21/39428-review-xiaomi-12-lite-suaradotcom-dicky-prastya-02.jpg)
Kamera Xiaomi 12 Lite itu bisa mengambil foto dengan amat baik ketika siang hari dalam kondisi outdoor. Misalnya saat memotret taman atau memotret gedung, foto di objek utama maupun pelengkap bisa tampil tajam dan warnanya amat jelas alias tak berlebihan.