Pejabat Ukraina Jadi Sasaran Hacker selama Invasi Rusia

Rabu, 08 Juni 2022 | 15:20 WIB
Pejabat Ukraina Jadi Sasaran Hacker selama Invasi Rusia
Ilustrasi serangan siber (Shutterstock).
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Telepon milik pejabat Ukraina dilaporkan telah menjadi sasaran hacker selama Rusia melakukan invasi ke Ukraina.

Hal ini dilaporkan pejabat keamanan siber Rusia selama 100 hari berlangsungnya invasi Rusia.

"Kami melihat banyak upaya untuk meretas telepon pejabat Ukraina, terutama lewat penyebaran malware," kata Wakil Kepala Layanan Komunikasi Khusus Negara Ukraina, Victor Zhora, dikutip dari Gadgets360, Rabu (8/6/2022).

Zhora melanjutkan kalau sejauh ini pihaknya belum menemukan bukti apabila perangkat warga Ukraina telah disusupi.

Ia mengatakan kalau dia bersama rekannya menyadari adanya ancaman penyusupan tanpa klik (zero click).

Tapi, dia menolak berkomentar apakah sudah mengetahui upaya semacam itu ke perangkatnya sendiri.

Ingin ke Ukraina, urus e-visa dari sekarang. (Andreas Wolochow / Shutterstock.com)
Ingin ke Ukraina, urus e-visa dari sekarang. (Andreas Wolochow / Shutterstock.com)

"Ini terus kami pantau," sambung Zhora.

Informasi ini muncul tak lama usai polisi dari 11 negara telah mengungkap penipuan ponsel yang dijuluki FluBot.

Serangan siber ini diketahui menyebar ke seluruh dunia melalui pesan teks palsu.

Baca Juga: Microsoft Office Punya Celah Keamanan, Bisa Dibobol Hacker

Polisi siber Belanda selaku pemimpin operasi mengatakan, kalau serangan malware ini menginfeksi ponsel Android lewat SMS palsu yang mengatasnamakan perusahaan parsel.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI