Pengembangan iPhone 14 Terganjal Lockdown di China

Dythia Novianty Suara.Com
Kamis, 26 Mei 2022 | 06:28 WIB
Pengembangan iPhone 14 Terganjal Lockdown di China
Ilustrasi iPhone 14. [Macrumors]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Perakit iPhone utama Foxconn dan Pegatron bertanggung jawab atas proses yang dikenal sebagai pengenalan produk baru, atau NPI.

Selama proses ini, Apple dan pemasoknya membuat sketsa proses manufaktur untuk mengubah desain terbarunya menjadi produk nyata untuk produksi massal.

NPI diikuti oleh serangkaian proses verifikasi yang dilakukan dengan jadwal yang ketat untuk memenuhi waktu yang diinginkan Apple dalam melakukan produksi massal, dari sekitar akhir Agustus setiap tahun.

Luxshare Precision Industry China, meskipun tidak bertanggung jawab atas NPI iPhone baru, telah mendapatkan beberapa pesanan untuk membangun dua dari empat model tahun ini, menurut studi Nikkei Asia.

Pabrik perakitan iPhone Pegatron di Shanghai dan Kunshan, harus hiatus selama berminggu-minggu karena lockdown Covid-19.

Logo Apple. [Free-Photos/Pixabay]
Logo Apple. [Free-Photos/Pixabay]

Pabriknya di Shanghai diberikan izin untuk melanjutkan operasi di bawah manajemen loop tertutup pada 16 Mei lalu.

Apple berharap pengembangan iPhone baru akan berjalan lancar tahun ini, mengingat situasi Covid-19 di China tampaknya terkendali dan pemasok terbiasa beroperasi di tengah langkah-langkah pencegahan virus corona yang ketat.

Saat ini, empat ponsel baru sedang dalam tahap pengembangan uji verifikasi teknik, atau EVT, kata sumber yang diberi pengarahan tentang masalah tersebut.

Pada tahap ini, pemasok merancang suku cadang mekanis dan alur produksi untuk iPhone baru dan menyusun tagihan bahan (BOM) untuk menghitung biaya produksi.

Baca Juga: Harga Langganan Apple Music Naik di Sejumlah Negara, Termasuk Indonesia

Namun, salah satu model itu mundur sekitar tiga minggu dari jadwal biasanya karena lockdown di Shanghai.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI