Fitur ini mengharuskan pengguna melewati lapisan otentikasi lain untuk masuk ke dalam akun.
Jika data atau informasi pribadi dalam suatu akun sensitif atau berharga, pengguna harus mengaktifkan Multi-factor Authentication.
Beberapa layanan seperti Gmail dan Dropbox menawarkan fitur Multi-factor Authentication.
Multi-factor Authentication memverifikasi identitas pengguna menggunakan setidaknya dua bentuk otentikasi yang berbeda, seperti kata sandi, sidik jari, pengenalan wajah, atau kode yang dikirim ke ponsel.
![Ilustrasi otentifikasi. [Markus Spiske/Unsplash]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/05/23/43046-ilustrasi-otentifikasi.jpg)
Kelima hal di atas merupakan fitur dan layanan yang tampak sederhana namun dapat menambah lapisan keamanan pada akun pengguna.