Suara.com - Riot Games, pengembang game League of Legends (LoL), kembali menggugat Moonton Games sebagai pengembang Mobile Legends (ML).
Sebelumnya pada 2018, Riot pernah menggugat Moonton dengan tuduhan meniru bagian dari League of Legends.
Namun, ini ditolak oleh pengadilan California yang mengharuskan Riot melanjutkan gugatan di pengadilan China.
Gugatan tersebut berakhir dengan kemenangan Tencent Holdings, perusahaan induk Riot Games yang berhasil memenangkan gugatan senilai 2,9 juta dolar AS.
Namun pada 9 Mei 2022, Riot Games kembali mengajukan gugatan terhadap Moonton karena melakukan plagiarisme bagian dari League of Legends di Pengadilan Distrik Pusat Amerika Serikat, California.
Gugatan kali ini mencakup beberapa kesamaan dalam kampanye, trailer, dan skin dalam game.
![League of Legends Wild Rift. [HiTekno.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/10/15/31612-league-of-legends-wild-rift.jpg)
Riot juga mengeluh kepada Google untuk menghapus Mobile Legends dari Play Store.
Setelah dihapus, rupanya secara diam-diam Moonton meluncurkan versi mini dari Mobile Legends, seperti yang disebutkan dalam gugatan.
Dari tuntutan tersebut, Riot Games mendokumentasikan semua perbandingan seperti kampanye, desain karakter, trailer, bahkan reaksi dari komunitas.
Baca Juga: Gratis Double EXP Card, Klaim Kode Redeem ML 12 Mei 2022
Menurut Riot Games, Mobile Legends juga meniru desain karakter.