Seluruh kawasan ini memiliki luas 2,9 juta hektar. Menurut militer AS, tempat itu memiliki ruang pertempuran yang fleksibel, realistis, dan multidimensi untuk melakukan pengembangan pengujian taktis, dan pelatihan lanjutan.
Area 51 dibangun pada era Perang Dingin antara AS dan Uni Soviet, sebagai fasilitas untuk menguji dan mengembangkan pesawat, termasuk pesawat U-2 dan SR-71 Blackbird
Meski fasilitas itu dibuka pada 1955, keberadaanya baru secara resmi diakui oleh badan intelijen CIA pada Agustus 2013.
Empat bulan setelah pengungkapan oleh CIA, Presiden AS kala itu, Barack Obama, menjadi presiden pertama AS yang mengungkap Area 51 kepada publik.
Saking misteriusnya tempat ini, banyak teori konspirasi tentang Area 51.

Teori Konspirasi Area 51
Teori Area 51 sebagai 'sarang alien' sebenarnya sudah berkembang sejak 1947.
Kala itu sebuah pesawat yang diduga berasal dari luar angkasa jatuh di Roswell, New Mexico.
Teori ini terus berkembang setelah Bob Lazar dalam sebuah wawancara pada 1989 mengatakan bahwa Area 51 dibuat untuk menangkap dan mempelajari pesawat alien.
Baca Juga: Ilmuwan Desak Misi Pencarian Kehidupan Alien di Uranus dan Bulan Saturnus
Teori ini kemudian kembali mencuat lewat undangan bertajuk 'Storm Area 51, They Can't Stop All of US' karya dua orang warga negara Belanda, yang telah ditandatangani oleh lebih dari 300 ribu pengguna Facebook.