Satu Setengah Abad The Malay Archipelago: Buku Tentang Nusantara yang Mengguncang Dunia Sains

Liberty Jemadu

Rabu, 13 April 2022 | 21:57 WIB
Satu Setengah Abad The Malay Archipelago: Buku Tentang Nusantara yang Mengguncang Dunia Sains
Potret Alfred Russel Wallace dalam pameran Wallacea Week 2017 yang digelar di Perpustakaan Nasional RI Jakarta. (Suara.com/Risna Halidi)

Suara.com - Raden Pramesa Narakusumo, peneliti dari BRIN, membeberkan bagaimanan buku The Malay Archipelago karya Alfred Russel Wallace mengungkat tidak hanya keragaman hayati di Nusantara tetapi juga keanekaragaman budaya. Berikut ulasannya:

Pada Maret 1869, terbitlah pertama kali buku fenomenal The Malay Archipelago karya Alfred Russel Wallace yang mengguncang dunia sains. Di dalam buku tersebut Wallace tidak hanya berdecak kagum terhadap keanekaragaman hayati yang dimiliki untaian Kepulauan ‘Melayu’ (Nusantara) tapi juga terhadap keberagaman budaya di dalamnya.

Perjalanan Wallace ke Kepulauan Nusantara sejatinya untuk mengkoleksi spesimen fauna untuk kemudian dikirimkan dan dijual oleh promotornya, Samuel Stevens, di Inggris. Namun sebagai naturalis, Wallace juga mencatat dan mengobservasi fenomena distribusi fauna di pulau-pulau yang dikunjunginya serta mengamati kearifan lokal dari suku dan ras yang ada.

Perjalanan ini juga berlatar ‘balas dendam’ karena koleksi spesimen dan catatan berharga Wallace selama empat tahun di Amerika Selatan tenggelam bersama karamnya kapal Brig Helen yang membawanya kembali ke Inggris pada 1852.

Buku The Malay Archipelago ditulis oleh Wallace selama enam tahun sekembalinya dari Kepulauan Nusantara. Bagian-bagian dari buku tersebut memberikan narasi gambaran dari sebuah ekspedisi besar selama 8 tahun (1854-1862). Dia melintasi 22.500 kilometer dan 70 kali perjalanan di 5 gugus besar Kepulauan Nusantara: Sundaland (Jawa, Sumatera, Bali, Lombok, Borneo) termasuk semenanjung Malaya dan Singapura, Celebes (Sulawesi), Timor, Moluccas (Maluku) dan Papua.

Walau sudah berusia lebih dari satu setengah abad, The Malay Archipelago tetap menjadi sebuah buku klasik yang masih disitasi oleh para ilmuwan modern.

Teori biogeografi dan keunikan garis Wallacea

Di dalam bukunya, Wallace menunjukkan perbandingan jenis-jenis kupu-kupu yang dapat ditemui di Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi. Selain itu ia juga membandingkan jumlah jenis kumbang dan burung yang ada di Sulawesi dengan kawasan kepulauan lainnya.

Melalui catatan ini Wallace sadar bahwa komposisi fauna yang ada di Sulawesi berbeda dengan kompleks kepulauan di sekitarnya. Dugaan awal Wallace adalah, dengan posisi yang berada di tengah-tengah kawasan Kepulauan Nusantara, Sulawesi seharusnya memiliki kekayaan dan variasi fauna yang bercampur dengan kawasan lain di sekitarnya.

baca juga

Fakta justru mengungkapkan sebaliknya. Wallace menemukan fenomena distribusi fauna Sulawesi yang unik dan tidak dapat ditemui di kawasan lain baik di komplek kepulauan Indo-Melayu di barat maupun Papua di timur.

Wallace pada akhirnya menulis sebuah artikel tentang distribusi geografi fauna di Nusantara, dan juga menulis buku biogeografi pertama di dunia “The Geographical Distribution of Animals”.

Publikasi tentang distribusi fauna di Kepulauan Nusantara tersebut menginspirasi Wallace untuk menggambar garis imajiner dan zona biogeografi. Garis itu kemudian diabadikan oleh ahli biologi asal Inggris, Thomas Huxley, sebagai garis Wallacea.

Keunikan daerah Wallacea ini dapat dibuktikan dengan tingkat endemisitas fauna yang sangat tinggi. Seperti penelitian terbaru kami yang mengungkap 131 jenis baru kumbang moncong genus Trigonopterus di Pulau Sulawesi dan tujuh jenis baru lainnya di Kepulauan Tanimbar.

Dari ke-131 jenis baru di Sulawesi, 99% jenisnya hanya dapat ditemukan di Pulau Sulawesi dan dengan daerah persebaran yang sangat terbatas. Begitu juga dengan jenis baru kumbang Trigonopterus di Tanimbar yang 100% jenisnya hanya dapat ditemukan di gugus kepulauan Tanimbar saja.

Teori evolusi, antara Darwin dan Wallace

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tandan Kosong Sawit Bisa Jadi Sumber Energi, Bagaimana BRIN Mengolahnya?

Tandan Kosong Sawit Bisa Jadi Sumber Energi, Bagaimana BRIN Mengolahnya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 11:46 WIB

BRIN Kembangkan Teknologi Gasifikasi untuk Ubah Sampah Plastik Jadi Energi; Apa Itu?

BRIN Kembangkan Teknologi Gasifikasi untuk Ubah Sampah Plastik Jadi Energi; Apa Itu?

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:55 WIB

Setelah MBG, Prabowo Disebut Ingin Program Sepatu untuk Siswa Miskin

Setelah MBG, Prabowo Disebut Ingin Program Sepatu untuk Siswa Miskin

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:33 WIB

Dipanggil Prabowo ke Istana, BRIN Ungkap Inovasi Sepatu Sekolah Murah dan Smart Insole

Dipanggil Prabowo ke Istana, BRIN Ungkap Inovasi Sepatu Sekolah Murah dan Smart Insole

News | Selasa, 22 September 2026 | 15:02 WIB

Kebutuhan Kayu Sengon Tinggi, Tanaman Tahan Iklim Ekstrem Mulai Dikembangkan

Kebutuhan Kayu Sengon Tinggi, Tanaman Tahan Iklim Ekstrem Mulai Dikembangkan

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 13:05 WIB

Cangkang Rajungan Menumpuk, Peneliti Kembangkan Limbahnya Menjadi Material Baterai

Cangkang Rajungan Menumpuk, Peneliti Kembangkan Limbahnya Menjadi Material Baterai

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 12:55 WIB

Monitoring 24 Jam Selat Sunda Normal, Kabar Tsunami Akibat Erupsi GAK Dipastikan Hoaks!

Monitoring 24 Jam Selat Sunda Normal, Kabar Tsunami Akibat Erupsi GAK Dipastikan Hoaks!

News | Senin, 14 September 2026 | 18:17 WIB

Lawan Abrasi, Bagaimana Limbah Plastik Disulap Jadi Alat Penahan Ombak?

Lawan Abrasi, Bagaimana Limbah Plastik Disulap Jadi Alat Penahan Ombak?

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 14:55 WIB

Kurangi Ketergantungan Fosil, Bagaimana BRIN Ubah Minyak Kelapa Jadi Bahan Bakar Pesawat?

Kurangi Ketergantungan Fosil, Bagaimana BRIN Ubah Minyak Kelapa Jadi Bahan Bakar Pesawat?

News | Senin, 07 September 2026 | 10:58 WIB

Erupsi Anak Krakatau Diduga Tembus Lapisan Tropopause, Pakar BRIN Ungkap Dampak Iklimnya

Erupsi Anak Krakatau Diduga Tembus Lapisan Tropopause, Pakar BRIN Ungkap Dampak Iklimnya

News | Minggu, 06 September 2026 | 12:05 WIB

Terkini

HP di Selokan Ungkap Misteri Kerangka Manusia di Kebun Tebu Boalemo, Diduga Korban Pembunuhan

HP di Selokan Ungkap Misteri Kerangka Manusia di Kebun Tebu Boalemo, Diduga Korban Pembunuhan

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 15:15 WIB

3 Day Cream dengan Kolagen Terbaik untuk Jaga Kelembapan dan Cegah Keriput

3 Day Cream dengan Kolagen Terbaik untuk Jaga Kelembapan dan Cegah Keriput

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 15:13 WIB

Terminal Kalipucang Pangandaran Memprihatinkan, Atap dan Plafon Rusak

Terminal Kalipucang Pangandaran Memprihatinkan, Atap dan Plafon Rusak

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 15:10 WIB

Makin Marak Kejahatan Siber Sektor Keuangan, Apa Kata OJK?

Makin Marak Kejahatan Siber Sektor Keuangan, Apa Kata OJK?

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 15:09 WIB

Visual Apik vs Plot Padat: Menimbang Film Thriller 'The Vvaan', Worth It Ditonton?

Visual Apik vs Plot Padat: Menimbang Film Thriller 'The Vvaan', Worth It Ditonton?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 15:07 WIB

5 Cara Menjaga Dapur Tetap Bersih dan Rapi, Bisa Dilakukan Setiap Hari

5 Cara Menjaga Dapur Tetap Bersih dan Rapi, Bisa Dilakukan Setiap Hari

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 15:04 WIB

Dispenser Galon Bawah Berapa Watt? Ini 5 Rekomendasi yang Murah dan Hemat Listrik

Dispenser Galon Bawah Berapa Watt? Ini 5 Rekomendasi yang Murah dan Hemat Listrik

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 15:00 WIB

Lihat Sawah Kekeringan, Dody Murka pada Bawahan: Serius Kawal Swasembada Pangan

Lihat Sawah Kekeringan, Dody Murka pada Bawahan: Serius Kawal Swasembada Pangan

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 15:00 WIB

Harga Sepatu Brooks Ori Lengkap 3 Rekomendasi Terbaik untuk Latihan Lari dan Long Run

Harga Sepatu Brooks Ori Lengkap 3 Rekomendasi Terbaik untuk Latihan Lari dan Long Run

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 15:00 WIB

Hidden Gem Sarapan di Tangerang! Wajib Coba Nikmatnya Katupek Pitalah di Bopet Nan Katuju

Hidden Gem Sarapan di Tangerang! Wajib Coba Nikmatnya Katupek Pitalah di Bopet Nan Katuju

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 14:56 WIB

×