Kemenaker Gandeng Huawei Ciptakan SDM Digital Indonesia

Rabu, 30 Maret 2022 | 08:27 WIB
Kemenaker Gandeng Huawei Ciptakan SDM Digital Indonesia
Logo Huawei. [Shutterstock]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) bekerja sama dengan Huawei dalam rangka pembangunan fondasi masa depan digital Indonesia.

Kolaborasi ini mencakup tiga wilayah utama seperti peningkatan mutu SDM melalui pelatihan dan sertifikasi vokasi, pelatihan bagi fasilitator (training for trainer).

Hingga, pelaksanaan pengembangan dan pembinaan SDM dalam pelatihan kerja di ketinggian dan keselamatan serta kesehatan kerja (K3).

"Butuh keterlibatan semua pemangku kepentingan untuk bersama-sama bekerja untuk membangun ketenagakerjaan di Indonesia," kata Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dalam keterangan resminya, Rabu (30/3/2022)>

Menurutnya, peningkatan kompetensi dan literasi digital sangat penting bagi angkatan kerja agar siap menghadapi industri 4.0.

Dia menambahkan, penekanan MoU pada pelatihan instruktur sangat penting untuk meningkatkan kompetensi para peserta pelatihan, serta memastikan bahwa pengetahuan dan keterampilan terus menerus diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Kemenaker x Huawei tanda tangan MoU dalam ciptakan SDM digital Indonesia. [Huawei Indonesia]
Kemenaker x Huawei tanda tangan MoU dalam ciptakan SDM digital Indonesia. [Huawei Indonesia]

Selain itu, kerja sama dalam peningkatan kompetensi khusus terkait K3 juga kritikal untuk memastikan jaminan keamanan bagi mereka yang bekerja di lingkungan kerja yang berisiko tinggi.

Dengan kerja sama itu, Huawei mengembangkan serangkaian program pelatihan untuk fasilitator (TOT), demi memastikan bahwa alih pengetahuan dan keterampilan dilakukan secara konsisten.

Ini disertai pula dengan program sertifikasi kompetensi standar industri.

Baca Juga: TV Digital Berlaku 30 April, Kominfo Ingatkan Masyarakat Segera Beli Set Top Box

Huawei juga sedang mengembangkan silabus untuk kompetensi nasional bersama dengan Ditjen Binalavotas, untuk mendorong link-and-match antara SDM yang dihasilkan dunia pendidikan dengan tuntutan industri.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI