Pulau kecil di jantung Pasifik ini menampung populasi hampir 120.000 orang dan bisa kehilangan dua pertiga daratannya jika permukaan laut naik 1 meter.
Faktanya, hampir semua orang yang tinggal di pulau Pasifik kemungkinan besar akan sangat terpengaruh oleh naiknya permukaan laut.
Di sisi lain, negara dengan penduduk yang besar juga terancam dengan naiknya permukaan laut, salah satunya adalah China.
Negara yang memiliki 43 juta orang yang berada di lokasi pesisir berada dalam ancaman bahaya.
Negara-negara lain yang menghadapi masalah besar terkait dengan kenaikan permukaan laut termasuk Bangladesh, di mana 32 juta orang akan terancam pada 2100 dan India dengan 27 juta orang yang terancam.
![Perubahan level air laut secara global. [Climate]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/03/28/92506-perubahan-level-air-laut-secara-global.jpg)
Selain itu, banyak kota besar berada pada risiko yang sangat serius untuk terendam air.
Salah satu contoh paling jelas dari kenaikan permukaan laut yang signifikan adalah Jakarta, Indonesia.
Menampung sekitar 10 juta orang, BBC telah menjuluki Jakarta sebagai kota yang paling cepat tenggelam di dunia karena memiliki tingkat kenaikan 5 sampai 10 cm setiap tahun.
Jika ditambah dengan naiknya permukaan laut, ini adalah bencana bagi Jakarta.
Baca Juga: Disimpan selama 50 Tahun, NASA Buka Sampel Batuan Bulan dari Misi Apollo
Menurut Forum Ekonomi Dunia, sebagian besar Jakarta bisa terendam air pada 2050.