NASA Akan Luncurkan Dua Roket ke Aurora Aktif

Selasa, 22 Maret 2022 | 12:27 WIB
NASA Akan Luncurkan Dua Roket ke Aurora Aktif
Aurora, [NASA]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - NASA berencana mengirim dua roket ke aurora borealis aktif, yang berada di ketinggian 100 mil untuk menembus fenomena alam tersebut dan memahaminya.

Upaya ini dilakukan untuk mempelajari lebih lanjut mengenai aurora karena para ilmuwan tidak begitu yakin, bagaimana aurora berinteraksi dengan atmosfer alami Bumi.

Para ahli di lembaga INCAA menjelaskan bahwa atmosfer Bumi terdiri dari berbagai lapisan, di mana manusia hidup di lapisan paling bawah.

Pada lapisan tersebut, unsur-unsur seperti oksigen dan nitrogen seimbang, dengan menahan elektron di orbit atom. Wilayah ini disebut sebagai atmosfer gas netral.

Di lapisan atas, banyak unsur yang akan berubah. Lapisan atas atmosfer di mana manusia hidup terkena sinar Matahari dengan cara yang berbeda dan sinar ini mengubah komposisi atom di dekatnya.

Sinar Matahari merobek elektron, yang biasanya bermuatan negatif, dari orbitnya dan mengubahnya menjadi partikel positif.

Animasi konseptual yang menunjukkan elektron berjalan di garis medan magnet bumi, [NASA]
Animasi konseptual yang menunjukkan elektron berjalan di garis medan magnet bumi, [NASA]

Lingkungan tersebut sangat berbeda dengan atmosfer gas netral, sehingga dikenal sebagai plasma. Dengan adanya dua jenis atmosfer ini, terjadi pergeseran satu sama lain.

"Aurora terjadi ketika matahari mengeluarkan sekumpulan elektron bermuatan, dari tubuhnya sendiri yang seperti plasma, dalam sebuah peristiwa yang disebut lontaran massa koronal," kata Stephen Kaeppler, asisten profesor fisika dan astronomi di Clemson University.

Menurutnya, elektron tersebut terkadang terperangkap di atmosfer Bumi, berinteraksi dengan partikel lain, dan bersama-sama, menghasilkan iluminasi warna-warni yang luar biasa.

Baca Juga: Astronaut NASA Pecahkan Rekor Penerbangan Luar Angkasa Terlama

Para ilmuwan ingin mengetahui apa yang dilakukan partikel aurora terhadap ruang di atmosfer tempat gas netral bertemu plasma.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI