Suara.com - Bekerja dengan para freelancer (pekerja lepas) telah lama menjadi rutinitas bagi banyak manajerial.
Tetapi menghubungkan orang luar ke alur kerja digital dapat menimbulkan risiko dunia maya tambahan, terutama ketika Anda bekerja dengan seseorang secara langsung tanpa agen perantara.
Simak sejumlah hal yang harus diperhatikan dan rekomendasi dari Kaspersky berikut ini, untuk menghindari celah keamanan dalam ruang lingkup pekerjaan.
Bahaya dalam email masuk
Para peneliti secara umum kerap menemukan kerentanan di browser atau paket aplikasi perkantoran.
Setidaknya lebih dari sekali penyerang berhasil menguasai komputer perusahaan dengan memasukkan skrip berbahaya, ke dalam dokumen teks atau dengan menyematkan paket eksploit dalam kode situs web.
![Ilustrasi email. [Shutterstock]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/07/08/68183-ilustrasi-email.jpg)
Ingatlah bahwa penyerang dapat menunjukkan portofolio yang terlihat seperti pada umumnya (tidak harus dengan karya mereka sendiri) dan mengirim file berbahaya kemudian.
Selalu waspadai file yang diterima sekalipun berasal dari freelancer yang telah bekerja dengan Anda selama bertahun-tahun.
Cara menanggulanginya
Baca Juga: Bahaya, Peneliti Sebut 43% Bisnis Tidak Melindungi Rangkaian IoT Mereka
Semua karyawan harus waspada terhadap ancaman siber yang relevan, sehingga penting untuk meningkatkan tingkat kesadaran keamanan mereka.