Peluang Kehidupan Awal di Mars Menghadapi Masalah Meteorit

Dythia Novianty Suara.Com
Minggu, 06 Februari 2022 | 05:50 WIB
Peluang Kehidupan Awal di Mars Menghadapi Masalah Meteorit
Planet Mars. [NASA]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Namun, selama ribuan tahun, Mars kehilangan sebagian besar atmosfernya dan hari ini sangat gersang.

Jumlah air yang tersedia di permukaan atau di bawah tanah saat ini sangat diperdebatkan.

Sebuah studi yang dirilis hanya beberapa minggu lalu, menunjukkan bahwa cadangan air bawah tanah kutub yang diklaim mungkin hanya batuan vulkanik.

Sementara itu, sebuah studi independen dari gambar NASA Mars Reconnaissance Orbiter, menunjukkan air mungkin telah bertahan di permukaan lebih lama dari yang diperkirakan sebelumnya.

Air adalah salah satu metrik yang mungkin menyarankan lingkungan yang ramah kehidupan, tetapi meteorit juga penting.

Jika suatu area terus-menerus dihantam oleh batuan luar angkasa, itu memberikan tempat yang kurang stabil bagi mikroba untuk bertahan.

Ilustrasi meteorit. (Pixabay/AlexAntropov86)
Ilustrasi meteorit. (Pixabay/AlexAntropov86)

"Mars tetap menjadi sasaran pemboman dampak setelah waktu ini, pada skala yang diketahui menyebabkan kepunahan massal di Bumi," ujar rekan penulis dan ilmuwan planet Aaron Cavosie Curtin, mengatakan dalam pernyataan yang sama.

Menurutnya, Zirkon yang digambarkan memberikan bukti dampak tersebut, dan menyoroti kemungkinan bahwa jendela kelayakhunian mungkin terjadi lebih lambat dari yang diperkirakan sebelumnya.

"Mngkin bertepatan dengan bukti adanya air cair di Mars pada 3,9 hingga 3,7 miliar tahun yang lalu," katanya dilansir laman Science, Minggu (6/2/2022).

Baca Juga: Gong Xi Fa Cai, Rayakan Tahun Baru Imlek China Rilis Video Tianwen-1 Selfie di Mars

Kemungkinan meteorit Mars lainnya perlu diperiksa atau diperiksa ulang untuk bukti zirkon, dalam upaya untuk lebih mendukung temuan tersebut.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI