1. Observasi
Teknik pertama ini adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan secara langsung. Untuk melakukan observasi seorang peneliti diharuskan untuk melakukan pengamatan di tempat terhadap objek penelitian untuk diamati menggunakan pancaindra yang kemudian dikumpulkan dalam catatan atau alat rekam.
Observasi terbagi menjadi tiga yaitu observasi partisipatif, observasi terus terang atau tersamar dan observasi tak berstruktur.
2. Kuesioner (Angket)
Teknik yang kedua adalah menggunakan kuisioner, angket atau kuesioner adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberikan beberapa pertanyaan terkait penelitian yang akan diberikan kepada responden.
Sebelum menyebarkan kuesioner penelitia diharuskan untuk melakukan pengujian terkait dengan pertanyaan-pertanyaan yang akan diberikan, dikarenakan hasil pertanyaan ini nantinya akan digunakan sebagai alat ukur yang valid dan realibel.
3. Interview (Wawancara)
Secara konsep terdapat kesamaan antara kuesioner dengan interview, yang membedakan adalah waktu terjadinya proses pertukaran. Interview dilakukan secara langsung, berbentuk tanya jawab atau wawancara. Dalam teknik wawancara interview narasumber berperan sebagai informan yang berperan sebagai sumber informasi.
Baca Juga: Kepri Siapkan Anggaran Penelitian Perguruan Tinggi Rp5 Miliar
Untuk dapat melakukan teknik pengumpulan data studi literatur peneliti melakukan pengumpulan studi literatur yang memiliki relevansi dan sesuai dengan apa yang dibutuhkan untuk menunjang penelitian.