Suara.com - Menginjak kuartal akhir tahun ini yang juga ditandai dengan mulai kerapnya hujan, PT LG Electronics Indonesia (LG) memperkenalkan mesin cuci dengan kapasitas besar terbarunya, berkapasitas 20 kilogram yaitu F2720SVRV.
Pembersihan lebih mendalam dari allergen melalui fitur LG Steam serta perawatan pakaian lebih baik berkat terapan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence – AI).
“Mesin cuci ini menjadi solusi kami bagi masa ini, saat pengguna menuntut hal yang lebih dari mesin cucinya. Pembersihan lebih mendalam, perawatan pakaian lebih baik dengan kapasitas lebih besar,” ujar Kris Lee, Product Marketing Director Home Appliances LG Electronics Indonesia.
Hal inilah yang menurutnya menjadikan mesin cuci berjenis front loading berwarna stainless steel silver ini akan mudah menuai respon positif di pasar.
Keistimewaan inovasi pada fitur LG Steam, terletak pada kemampuannya menghasilkan sekaligus mempertahankan temperatur panas, dari steam pada tingkatan 60 derajat Celcius saat proses pembersihan.
“Untuk kemampuannya ini, mesin cuci LG ini telah mendapat pengakuan internasional berupa sertifikat British Allergy Foundation (BAF) yang menyatakan tingkat efektivitas kemampuannya mencapai 99.9 persen dalam menyingkirkan tungau dan allergen,” ujar Kris Lee.
![Mesin cuci LG F2720SVRV . [LG Electronic Indonesia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/11/23/19562-mesin-cuci-lg-f2720svrv.jpg)
Perawatan pakaian lebih baik pun menjadi keunggulan yang ditawarkan mesin cuci LG berdimensi 700 x 770 x 990 milimeter ini.
Kemampuan ini berkat benaman sensor canggih bernama AI DD (Artificial Intelligence Direct Drive).
Tak saja membawa kemampuan sensor pada mesin cuci konvensional yang mendeteksi berat total cucian, dukungan kecerdasan buatan dalam sensor AI DD membuat mesin cuci LG ini mampu membedakan pencucian berdasarkan karakteristik bahan pakaian.
Tingkat jelinya sensor dalam mengenali karakteristik bahan pakaian ini didukung 20,000 basis data karakteristik bahan pakaian saat pencucian.
Saat cucian dimasukkan, pengguna cukup menekan sebuah tombol untuk mengaktifkan sensor.
Baca Juga: Tiriskan Minyak pada Sate Goreng Pakai Mesin Cuci, Ibu Rumah Tangga Auto Nangis
Hal ini akan membuat tabung cuci berputar perlahan yang memberikan waktu bagi sensor mengenali karakteristik pakaian melalui gelombang mikro yang dihasilkan.
Pengembangan sensor berbasis AI ini merupakan hasil dari pengamatan LG pada ketidakpuasan yang kerap timbul dari mesin cuci konvensional.